Medianesia.id, Bintan – Kecelakaan terjadi di jalan Korindo Simpang traffick Light, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, kejadian tersebut antara mobil bermuatan Es batu yang menabrak pengendara sepeda motor, Kamis (07/10)
Pengemudi mobil Suzuki oleh Parizal dengan Mobil pengangkut Es Merk Suzuki GC 415 V M/T (APV) warna putih BP 8143 TA menabrak pengendara sepeda motor Merk Supra X warna hitam BP 5709 TP atas nama Abdul Soleh.
Menurut keterangan Parizal (pengendara) dirinya mengalami hilang kendali atau oleng dikarenakan rem mobilnya lengket, dan tidak terelakkan lagi sehingga menabrak pengendara motor Supra X tersebut.
“Disaat itu saya melaju dengan kecepatan 80 Kilometer, pengendara terlihat saat masih ditikungan akan tetapi saya menginjak rem dan lengket, sehingga itu mobil yang saya kendarai masuk ke jalur lawan dan menghantam bagian sisi kanan kendaraan Supra X tersebut, dan mobil yang saya kendarai terguling sebanyak 2 kali dalam posisi berdiri,” jelasnya saat di temui media ini di Kantor Polsek Bintim.
Diketahui, pengendara sepeda motor tersebut merupakan anak yang bersekolah di wilayah SMK Tanjungpinang, dan saat ini anak tersebut mengalami luka serius di bagian paha sebelah kanan dan langsung dibawa ke RSUD Bintan.
“Akibat kejadian tersebut pengendara sepeda motor alami patah tulang paha di bagian kanan dan luka memar di bagian dada. Sementara itu pengemudi dalam kondisi sehat, akan tetapi penumpang yang ia bawa mengalami luka robek di bagian tangan sebelah kiri” jelas Kapolsek Bintim AKP Kartijo saat dihubungi.
Untuk supir mobil, lanjutnya, Supir sehat dikarenakan memakai safety belt, sedangkan penumpang tidak menggunakan safety belt.
“Untuk pengemudi kondisi sehat dan tidak mengalami luka, hanya penumpang mobil yang alami luka” terangnya
Sementara itu, Salah satu masyarakat Riswan yang juga selaku Lurah Sei Lekop membenarkan pengendara sepeda tersebut adalah salah satu warganya.
“Iya pengendara motor tersebut berdomisili di perumahan daerah Kelurahan Sei Lekop, kecelakaan ini saya lihat anak tersebut masih mengenakan seragam sekolah yang ingin pulang kerumah dan anak ini bersekolah di SMKN 3 Tanjungpinang (STM),” ucapnya. (yuli)





