Warga Kundur Rindukan Sosok Pemimpin yang Peduli Warganya, ‘Kami Doakan Pak Soerya Jadi Gubernur’

Medianesia.id, Kundur – Kehadiran sosok pemimpin yang memahami dan mengerti akan kondisi masyarakat, kiranya sudah sangat dirindukan oleh warga di Provinsi Kepulauan Riau.

Hal itu jugalah yang terlihat saat warga Dusun I Gemuruh, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun disambangi oleh Calon Gubernur Kepri Soerya Respationo pada Senin (30/11/2020) pagi.

Saat itu, antusias warga terlihat ‘bergelora’ ketika warga mengungkapkan keluh kesah mereka secara langsung ke pria berkumis tebal tersebut.

Komariah, wanita paruh baya yang juga seorang tokoh masyarakat Desa Gemuruh serta pejuang buru-buru dan porter Pelabuhan Selat Belia masa itu dengan lantang mengingatkan sejarah perjuangan Soerya Respationo saat menjabat sebagai anggota DPRD Kota Batam masa itu.

Baca Juga  Pasien Covid-19 yang Sembuh Alami Peningkatan. Wako Batam: Sudah 85,9 Persen

“Semasa beliau menjabat sebagai dewan di Batam, saya tercengang mendengar sejarah dan perjuangan beliau yang benar-benar membela masyarakat pada masa itu,” jelasnya.

“Nama Bapak selalu disebut-sebut, beliau habis-habisan membela rakyat. Oleh karena itu saya berterimakasih telah berkunjung ke desa kami,” katanya dengan semangat yang membara.

Komariah mengaku telah lama ingin bertemu sosok pemimpin yang akrab disapa Romo itu.

Keinginan ia pun kesampaian dan langsung berswa-foto dengan sosok tokoh Kepri tersebut.

“Sudah lama saya mencari beliau, dimana orangnya. Dan Alhamdulillah sekarang beliau berkunjung menemui kami di kampung ini. Atas nama pribadi dan masyarakat gemuruh sangat mendukung bapak untuk maju menjadi Gubernur Kepri,” ujarnya.

Baca Juga  Gubernur BI Perry Warjiyo: Indonesia Bakal Jadi Buruan Investor Luar Negeri di 2021

Kamariah juga berpesan kepada pasangan calon Gubernur Provinsi Kepri nomor urut Soerya Respationo-Iman Sutiawan, jika dipercaya masyarakat memimpin Kepri untuk tidak melupakan Selat Belia dan Desa Gemuruh.

“Kalau bapak naik jadi gubernur, ingat selat belia ini, ingat desa gemuruh ini pak. Dan jika ada suatu hal yang ada kami sampaikan, izinkan kami datang ke kantor bapak,” tambahnya. (****)