Medianesia.id, Batam – Cuaca Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Kamis, 15 Januari 2026, diprakirakan didominasi langit berawan.
Meski demikian, hujan dengan intensitas ringan masih berpotensi terjadi, khususnya di wilayah Kabupaten Lingga.
BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam menjelaskan, kecepatan angin yang cukup signifikan di wilayah Kepri menyebabkan minimnya pertumbuhan awan-awan hujan, sehingga potensi hujan relatif terbatas.
Berikut prakiraan cuaca kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Riau:
• Kota Batam diprakirakan berawan sepanjang hari. Suhu udara berkisar antara 25–32 derajat celsius, dengan angin bertiup dari arah Utara berkecepatan 10–31 km/jam.
• Kota Tanjungpinang diprakirakan berawan pada pagi hari, cerah berawan pada siang hingga malam hari, serta berawan pada dini hari. Suhu udara berada di kisaran 25–30 derajat celsius, dengan angin dari arah Utara berkecepatan 10–41 km/jam.
• Kabupaten Karimun juga diprakirakan berawan sepanjang hari. Suhu udara berkisar antara 25–30 derajat celsius, dengan angin bertiup dari arah Barat Laut berkecepatan 5–24 km/jam.
• Kabupaten Lingga diprakirakan mengalami hujan ringan pada pagi hingga siang hari, sedangkan malam dan dini hari cuaca berawan. Suhu udara berada di kisaran 25–30 derajat celsius, dengan angin dari arah Barat Laut berkecepatan 5–24 km/jam.
• Kabupaten Kepulauan Anambas diprakirakan berawan pada pagi hingga siang hari, cerah berawan pada malam hari, serta kembali berawan pada dini hari. Suhu udara berkisar antara 25–29 derajat celsius, dengan angin bertiup dari arah Utara berkecepatan 13–30 km/jam.
Sementara itu, BMKG juga menginformasikan kondisi gelombang laut. Ketinggian gelombang di perairan Kabupaten Karimun, Bintan dan Batam berada pada kategori rendah, yakni 0,5–1,5 meter.
Sedangkan perairan Lingga, Natuna, dan Anambas berada pada kategori sedang dengan ketinggian gelombang 1,25–2,5 meter.
Demikian laporan prakiraan cuaca Kepri 15 Januari 2026. Masyarakat terutama nelayan dan pengguna transportasi laut diimbau agar tetap berhati-hati terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara mendadak di wilayah perairan terbuka.(Ism)
Editor: Brp





