Tidak Hanya Kesahatan, 6 Menu Sarapan Kombinasi Buah Ini Punya Banyak Manfaat Bagi Kecantikan

Medianesia.id, Batam – Sarapan jadi salah satu langkah penting untuk memulai hari. Jika Anda merasa tak punya banyak waktu untuk menyiapkan sarapan, cukup pilih buah untuk disantap.

Buah termasuk makanan sehat yang mudah dicerna oleh tubuh. Bukan hanya sehat bagi sistem pencernaan, buah juga bermanfaat untuk imunitas dan kecantikan.

Tetapi ahli menyarankan untuk mengonsumsi lebih dari satu jenis buah. Tujuannya agar nutrisi dan vitamin yang didapat juga lebih lengkap.

Anda bisa mencoba enam menu kombinasi buah di bawah ini yang memiliki manfaat berbeda-beda

  1. Anti inflamasi: cherry, nanas, blueberry
    Nanas kaya dengan vitamin C dan mengandung enzim yang disebut bromelain. Enzim tersebut dipercaya dapat mengurangi peradangan usus, meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, dan merangsang pencernaan protein.

Cobalah menggabungkan dengan blueberry yang sarat dengan antioksidan dan vitamin A , C, dan E serta antosianin. Antosianin adalah pigmen yang larut di air dan secara alami terdapat di berbagai jenis tumbuhan.

Baca Juga  KPK Geledah Rumah Pejabat Bintan di Batam

Ambil beberapa ceri asam karena terbukti mengandung senyawa fenolik dalam jumlah yang lebih tinggi. Juga memberikan efek anti-inflamasi yang lebih kuat.

  1. Penambah kekebalan: Jeruk bali, Kiwi, Stroberi
    Merasa sedikit lesu? Kiwi, jeruk bali, dan stroberi dapat meningkatkan sistem kekebalan yang dibutuhkan agar Anda tetap sehat. Buah kiwi kaya akan vitamin C, membantu mendukung sistem kekebalan tubuh dan mencegah kerusakan radikal bebas yang dapat menyebabkan peradangan pada tubuh.

Jeruk bali dan stroberi juga mengandung vitamin C, bahkan lebih banyak daripada jeruk. Manfaatnya dapat membantu meningkatkan kekebalan dan melawan penyakit. Kaya vitamin A dan C, biji stroberi juga mengandung mineral yang mendukung fungsi kekebalan tubuh.

  1. Antioksidan: Ara, Anggur Merah, Delima
    Ketiga buah ini kaya akan antioksidan dan senyawa yang mampu melawan penyakit dan melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas dan memiliki efek awet muda. Resveratrol dalam anggur merah menawarkan sifat antioksidan dan anti-penuaan yang kuat dan bantu memerangi penyakit dan tanda-tanda penuaan.
Baca Juga  Kapolres Bintan: Vaksinasi Covid-19 Aman dan Halal, Jangan Takut untuk Divaksin

Anggur juga tinggi lutein dan zeaxanthin yang menjaga penglihatan kita tetap kuat dan dapat meminimalkan efek berbahaya dari sinar ultraviolet.

Delima mengandung tingkat antioksidan yang lebih tinggi daripada kebanyakan buah dan dapat membantu membalikkan kerusakan kulit akibat radikal bebas.

Buah ara tidak hanya sangat lezat, tetapi juga kaya akan mineral termasuk kalium, kalsium, magnesium, besi, dan tembaga dan merupakan sumber vitamin A, E, dan K.

  1. Detoksifikasi: Goji Berry, Semangka, Lemon
    Semangka mengandung 92 persen air serta zat detoksifikasi utama yang disebut glutathione. Semangka juga sumber likopen dan vitamin A dan C yang selanjutnya membantu detoksifikasi dan melawan radikal bebas.

Sementara lemon merupakan detoksifikasi yang kuat dan memiliki kualitas antibakteri dan antivirus. Lemon bisa diperas ke dalam jus sayur atau meminumnya dengan air hangat di pagi hari untuk membantu membersihkan tubuh dan melancarkan pencernaan.

Baca Juga  Sosialisasikan PP 41/2021, Kemenko Gelar Transformasi BBK Indonesia Hebat
Foto/Istimewa

Sementara goji berry, ia merupakan sumber antioksidan, vitamin A, B, C, dan E, zat besi, dan kolin, yang dibutuhkan hati untuk proses detoksifikasi.

  1. Kecantikan: Blackberry, Pepaya, Melon
    Pepaya penuh dengan antioksidan dan nutrisi yang membantu produksi kolagen. Pepaya juga mengandung enzim yang disebut papain yang membantu melawan kerusakan kulit.

Sementara blackberry adalah buah rendah gula yang dikemas dengan antioksidan dan vitamin A dan C. Sedangkan melon mengandung beta-karoten yang diubah menjadi vitamin A di dalam tubuh dan membantu membuat kulit bersinar dan rambut kuat berkilau.

  1. Energi: Pisang, alpukat, apel
    Pisang memberi energi yang cepat dan merupakan pilihan tepat sebelum latihan fisik. Sementara lemak sehat dalam alpukat memperlambat pencernaan dan lebih baik dimasukkan ke dalam makanan pasca-latihan. Di sisi lain, apel kaya serat dan akan membuat tubuh kenyang untuk waktu yang lama.(***)

Sumber: Suara.com