oleh

Asparnas Desak Pemprov Kepri Turut Selesaikan Masalah Harga Tiket Feri ke Singapura

Medianesia.id, Batam – Asosiasi Pariwisata Nasional (Asparnas) Kepri angkat bicara terkait melonjaknya harga tiket kapal feri internasional ke Singapura yang sudah berlangsung sejak tahun 2022.

Kenaikan harga ini dikhawatirkan berdampak negatif pada sektor pariwisata dan ekonomi Kepulauan Riau (Kepri).

Ketua Asparnas Kepri, Mulyadi Tan, mengungkapkan bahwa kenaikan harga tiket feri mencapai 100 persen.

Harga tiket Batam-Singapura yang sebelumnya berkisar Rp280 ribu hingga Rp300 ribu, kini melonjak menjadi Rp765 ribu.

Sedangkan tiket Tanjungpinang-Singapura naik dari Rp470 ribu menjadi Rp880 ribu.

“Kenaikan harga ini sangat drastis dan berdampak langsung pada jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) ke Kepri,” jelas Mulyadi.

Penurunan jumlah wisatawan ini, lanjutnya, berimbas pada berbagai sektor ekonomi, seperti tingkat okupansi hotel, travel, jasa transportasi, UMKM, dan tempat wisata.

Mulyadi mendesak Pemprov Kepri untuk segera mencari solusi terkait tingginya harga tiket feri ini.

Ia berharap solusi yang diambil tidak hanya menguntungkan penyedia jasa feri, tetapi juga mempertimbangkan kepentingan wisatawan dan pelaku usaha pariwisata.

“Kita tidak ingin penyedia jasa feri merugi, tapi pemerintah harus segera mencari solusi untuk menurunkan harga tiket feri ini,” ujarnya.

Mulyadi menyarankan agar kenaikan harga tiket feri dibatasi maksimal 5-10 persen.

“Kenaikan 5-10 persen masih wajar. Jangan sampai 100 persen seperti saat ini. Kalau sektor pariwisata bagus, ekonomi juga bagus. Apalagi Kepri, yang terkenal sebagai destinasi wisata nomor dua di Indonesia,” tegasnya.

Asparnas berharap Pemprov Kepri dapat bekerja sama dengan berbagai pihak terkait untuk menyelesaikan masalah ini dan memulihkan sektor pariwisata Kepri.(*/Brp)

Editor: Brp

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *