Medianesia.id – Dua hari paska bencana tanah longsor di Serasan, Kabupaten Natuna, Tim Gabungan Tanggap Bencana telah menemukan 12 jenazah korban meninggal dunia. Data tersebut berdasarkan rilis resmi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Natuna per 7 Maret 2023, pukul 20.00 WIB.
Berdasarkan data tersebut, sebanyak 43 warga masih dinyatakan hilang. Semetara jumlah warga yang mengungsi berjumlah 1.216 orang yang tersebar di sejumlah lokasi.
Diantaranya, Gedung Pos Lintas Batas Negara (PLBN) berjumlah 219 orang, Puskesmas 215 orang, daerah Pelimpak dan Mesjid Alfurqon 500 orang, dan SMA Negeri 1 Serasan sebanyak 282 orang.
Sementara itu, Tim Pemprov Kepri berangkat menuju lokasi longsor di Pulau Serasan menggunakan kapal Indra Perkasa dari pelabuhan Penagih, Ranai, Natuna, Rabu (8/7) hari ini. Dalam perjalanan tersebut tim membawa sejumlah bantuan yang dihimpun dari BNPB dan Basarnas untuk para korban.
Sampai saat ini kebutuhan yang sangat mendesak adalah makanan siap saji untuk para pengungsi yang jumlahnya mencapai 1.200 orang lebih.
“Kita minta agar semua OPD teknis Pemprov Kepri dan tim medis berangkat segera kesana. Kita semua harus cepat tanggap menyikapi ini. Kita juga berdampingan terus dengan tim rescue lainnya dari BNPB, Basarnas, TNI, Polri dan lainnya,” kata Gubernur Kepri, Ansar Ahmad.**
(ISM)





