Medianesia.id, Batam – Arus mudik Lebaran 1444 H diprediksi akan dimulai pada H-7. Menyikapi ini, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kepri, Widiastadi Nugroho minta pengamanan Pelabuhan dan Bandara ditingkatkan.
“Bagi mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama arus mudik dan arus balik nanti, pengamanan di Bandara dan Pelabuhan harus ditingkatkan,” ujar Widiastadi Nugroho, Sabtu (8/4/2023) di Batam.
Menurutnya, ini harus menjadi atensi Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kepri dan pihak terkait. Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan, Provinsi Kepri adalah daerah kepulauan. Sehingga teriminal utamanya adalah Pelabuhan.
Baca Juga : Ketua Komisi III Desak Pemprov Kepri Bergegas, Tuntaskan Kerusakan Jalan S Parman Piayu
Selain itu, ia juga meminta pihak-pihak terkait, yakni Dinas Perhubungan dan KSOP harus memastikan bahwa armada yang akan digunakan benar-benar layak dan memenuhi standar pelayaran.
“Kelayakan armada, khususnya kapal-kapal yang digunakan untuk mudik harus dicek secara detail kondisinya,” jelas pria yang akrab disapa Iik ini.
Kemudian untuk jalur udara, maskapai yang melayani mudik juga harus dilakukan pemeriksaan. Karena, ketika kondisi pesawat layak terbang, akan memberikan rasa aman dan nyaman.
Baca Juga : Dishub Kepri Prediksi 6 Juta Pemudik Keluar Masuk Kepri
Ia juga meminta pengamanan di Pelabuhan dan Bandara juga harus ditingkatkan. Pada kesempatan ini, ia juga mengingatkan pemudik yang akan mudik hendaklah membeli tiket diloket-loket resemi.
Jangan sampai membeli dengan calo-calo, karena hanya lewat pembelian resmi, tentu keberangkat mudik sudah pasti terjamin.
“Kami dari Komisi III DPRD Provinsi Kepri nanti, juga akan turun lapangan langsung untuk memantau arus mudik. Baik itu di Bandara maupun di Pelabuhan,” tutupnya.
Penulis : Ags
Editor : Ags





