Menu MBG Kering di Kepri Diprotes, Gubernur Ansar Ahmad Janji Evaluasi

menu mbg diprotes
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menyatakan pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG kering tersebut. Foto: Ismail

Medianesia, Tanjungpinang – Pelaksanaan program Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) kering selama bulan Ramadan 2026 di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menuai protes dari masyarakat. Keluhan ramai disampaikan warga melalui media sosial.

Warga menilai menu MBG yang terdiri dari satu telur rebus, sebungkus kecil kacang, kurma, bahkan roti, belum mampu memenuhi kebutuhan gizi penerima manfaat, khususnya para pelajar yang menjalankan ibadah puasa.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menyatakan pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG kering tersebut.

“Ya, kan kemarin sudah ada statement dari Ketua BGN bahwa akan dievaluasi. Kita berharap mana-mana yang masih kurang bisa diperbaiki,” kata Ansar, Kamis, 5 Maret 2026.

Ansar menjelaskan, program MBG kering merupakan program yang sedang berjalan, sehingga penyempurnaan akan terus dilakukan secara bertahap.

“Ini kan program yang sedang berjalan, jadi sambil berjalan tentu akan terus disempurnakan. Dari waktu ke waktu kita perbaiki agar pelaksanaannya semakin baik,” tambahnya.

Siswa SD Negeri 007 Bukit Bestari sedang menikmati menu makanan bergizi gratis pada 6 Januari 2025 lalu. Foto: Ismail

Pemprov Kepri, lanjutnya, terus memantau distribusi dan kualitas menu yang diberikan kepada siswa.

Ia mengaku telah meminta laporan berkala dari pihak terkait guna memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai standar.

Ansar juga akan mengecek jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kepri yang perlu mendapat teguran jika terbukti menyediakan menu tanpa memperhatikan kecukupan gizi penerima manfaat.

“Nanti saya cek dulu, karena ini memang urusan beliau. Termasuk juga dengan Pak Wakil Gubernur,” ujarnya.

Sementara itu, Retno, salah seorang orang tua penerima MBG, menyebut anaknya menerima menu berupa roti, telur rebus, dan kacang.

Menurutnya, menu tersebut perlu ditingkatkan agar lebih layak dikonsumsi saat berbuka puasa.

“Ya kan bisa yang lain, seperti ayam goreng tetap ada. Jadi MBG bermanfaat buat buka puasa,” pungkasnya.(Mhd/Adv)

Editor: Brp

Pos terkait