Medianesia, Tanjungpinang – Aksi pencurian sepeda motor di Kota Tanjungpinang, Kepri, kembali meresahkan warga. Dalam sehari, lima unit motor dilaporkan hilang, memicu kekhawatiran di sejumlah wilayah.
Menanggapi situasi ini, Polresta Tanjungpinang memperketat patroli di titik-titik rawan, sekaligus memburu komplotan pelaku curanmor yang membuat warga resah.
Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Indra Ranu Dikarta, mengatakan laporan warga yang kehilangan motornya masih dalam proses penyelidikan.
Baca juga: Audit Kerugian Negara Proyek Pasar Puan Ramah Selesai Pekan Depan
Sementara itu, seluruh personel Polresta maupun polsek-polsek telah ditugaskan untuk melakukan patroli pada jam-jam rawan aksi kriminal.
“Patroli yang dilakukan oleh personel kita disesuaikan dengan jam-jam rawan tersebut,” ujar Indra, Senin, 9 Maret 2026.
Selain pencurian sepeda motor, polisi juga menekankan fokus pengawasan terhadap tindak kriminal lain, seperti pencurian dengan pemberatan dan pencurian dengan kekerasan.
Baca juga: Daftar 41 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Series, Elkan Baggott dan Ezra Walian Kembali Dipanggil
Selama Ramadan 2026, masyarakat juga mengeluhkan aksi balap liar jelang sahur.
Menurut Indra, peningkatan pengawasan menjadi penting, terutama menjelang momen libur Idul Fitri, agar Tanjungpinang tetap aman dan kondusif.
Ia juga mengimbau warga untuk lebih waspada dan menjaga keamanan kendaraan pribadi.
Baca juga: Gol Estupinan Bikin Inter Tumbang, AC Milan Menang Tipis di Derby Milan
“Salah satunya gunakan kunci ganda, parkir di tempat yang aman dan selayaknya,” tegasnya.(Mhd)
Editor: Brp





