Medianesia, Tanjungpinang – Pergerakan penumpang di Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang selama 10 hari masa arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah/2026 mencapai 8.236 orang, baik yang datang maupun berangkat.
Jumlah tersebut mengalami peningkatan sekitar 7,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Rata-rata per hari, arus penumpang di bandara ini mencapai sekitar 600 orang.
Baca juga: Presiden Prabowo Tegaskan Makan Bergizi Gratis Tetap Jalan di Tengah Krisis
Airport Security Rescue and Fire Fighting Department Head Bandara RHF, Abdul Rahman Ramadhon, mengatakan Bandara RHF menjadi salah satu kontributor signifikan dalam data pemudik di wilayah Regional 3 Angkasa Pura.
“Di Regional 3 hingga saat ini tercatat 62.499 penumpang, dan sekitar 22,5 persen berasal dari Bandara RHF Tanjungpinang,” ujarnya, Selasa, 24 Maret 2026.
Baca juga: Gus Yaqut Kembali ke Rutan KPK Usai Jadi Tahanan Rumah
Ia menjelaskan, lonjakan penumpang tertinggi terjadi pada H-2 Lebaran (18 Maret 2026), dengan total sekitar 608 penumpang dalam satu hari.
Untuk mengantisipasi peningkatan tersebut, sejumlah maskapai seperti Batik Air dan Susi Air menambah jadwal penerbangan ekstra (extra flight) pada rute dari dan menuju Tanjungpinang.
Baca juga: Kejadian di Jembatan 5 Barelang, Pria Diduga Nekat Terjun ke Laut
Selain arus mudik, pihak bandara juga telah mengantisipasi lonjakan pada arus balik Lebaran. Penambahan penerbangan ekstra dijadwalkan berlangsung pada 26 hingga 28 Maret 2026.
“Untuk arus balik diprediksi terjadi pada 26 Maret dengan jumlah penumpang mencapai sekitar 1.000 orang,” jelas Abdul.(Mhd)
Editor: Brp





