Medianesia, Bintan – Operasi pencarian terhadap sembilan anak buah kapal (ABK) KM Makmur Jaya yang sempat dinyatakan hilang setelah kapal terbalik di perairan Pulau Merapas, Kijang, Kabupaten Bintan, akhirnya membuahkan hasil.
Kesembilan korban yang sebelumnya terpisah dari kapal utama berhasil ditemukan dalam kondisi selamat setelah bertahan di sekoci penyelamat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Fazzli, mengatakan para korban ditemukan oleh kapal KM HAILI yang melintas di sekitar lokasi kejadian.
Baca juga: Kapal Terbalik di Perairan Pulau Merapas, 9 ABK Masih Hilang
“Operasi SAR membuahkan hasil positif ketika kapal KM HAILI menemukan sembilan korban yang berada di sekoci penyelamat,” ujarnya.
Setelah ditemukan, seluruh korban kemudian dievakuasi menuju Dermaga Kampung Bugis, Tanjungpinang, dan disambut oleh KN SAR 209 Tanjungpinang untuk penanganan lebih lanjut.
Dengan ditemukannya sembilan korban tersebut, total 29 orang kru KM Makmur Jaya dinyatakan selamat dalam insiden kecelakaan laut tersebut.
Baca juga: Satpol PP Tanjungpinang Dilaporkan ke Polisi Usai Bongkar Pagar di Bahu Jalan D.I Panjaitan
Insiden bermula saat KM Makmur Jaya berangkat dari Kampung Bugis, Tanjungpinang, menuju Pulau Pengibu pada Sabtu, 7 Maret 2026, sekitar pukul 14.00 WIB.
Namun pada Minggu dini hari sekitar pukul 04.00 WIB, kapal dihantam gelombang tinggi hingga membuat posisi kapal miring dan akhirnya terbalik di perairan Pulau Merapas, Kabupaten Bintan.
Baca juga: Polda Kepri Awasi Ketat Distribusi BBM dan Bahan Pokok Jelang Lebaran
Dalam kondisi darurat tersebut, 20 orang kru bertahan di atas badan kapal yang terbalik, sementara 9 orang lainnya naik ke sekoci penyelamat sebelum akhirnya terpisah dari kelompok utama.
Dengan ditemukannya seluruh kru, operasi SAR dalam insiden kapal terbalik tersebut dinyatakan berhasil, sementara para korban kini telah berada dalam penanganan petugas.(Ism)
Editor: Brp





