Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepri Hadiri Peresmian Flyover Ramayana Tanjungpinang

Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepri, Rizki Faisal menghadiri peresmian Flyover Ramayana Tanjungpinang, Jumat (3/2/2023) lalu. F. DPRD Provinsi Kepri

medianesia.id – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepri, Rizki Faisal menghadiri peresmian infrastruktur strategis, Flyover Ramayana Tanjungpinang, Jumat (3/2/2023) lalu. 

Kehadiran Rizki Faisal mewakili Ketua DPRD Provinsi Kepri, Jumaga Nadeak yang berhalangan hadir untuk memenuhi undangan dari Pemprov Kepri tersebut. 

Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita oleh Gubernur Ansar di pintu masuk flyover dari arah Basuki Rahmat.

Dalam kesempatan itu, selain Rizki Faisal juga turun hadir adalah Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari.

Selain itu ada juga Anggota Komisi IV DPRD Kepri Teddy Jun Askara, Kapolda Kepri Irjen Pol Tabana Bangun, Kajati Kepri Gerry Yasid, Danlanud RHF Kolonel (Nav) Arief Budiman.

Flyover Ramayana Tanjungpinang. F. Dinas PUPP Provinsi Kepri

Flyover pertama di Ibu kota Provinsi Kepri ini memiliki panjang 450 meter dan lebar 9 meter dengan tipe jembatan U-Girder.

Pekerjaan ini tertuang dalam alokasi anggaran tahun 2022 dengan Nilai Pagu Rp 60 Miliar. Sedangkan nilai kontrak dengan PT. Pandji Bangun Persada sebagai pelaksana sebesar Rp 58,39 miliar.

“Kami melihat, keberadaan Flyover Ramayana, Tanjungpinang ini menjadi nilai tambah estetika bagi Kota Tanjungpinang,” ujar Rizki Faisal. 

Sementara itu, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan,  pembangunan flyover ini menjadi multi purpose. Tidak hanya bicara soal lalu lintas yang lebih lancar, tapi juga bicara aksesoris Kota Tanjungpinang yang bisa mendukung destinasi pariwisata.

Lanjut Gubernur Ansar mengatakan, memang telah menjadi hal umum di wilayah kota besar untuk dibangun flyover atau jembatan layang. Karena menjadi sesuatu hal yang penting dalam rangka menjamin kelancaran lalu lintas.

“Maka termasuk Kota Tanjungpinang, flyover pertama di Pulau Bintan ini kita bangun juga bertujuan untuk hal yang sama. Apalagi ini wilayah persimpangan menuju ibukota sehingga menjadi jalur penting” ujar Gubernur.*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *