Medianesia, Tanjungpinang – Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Nyanyang Haris Pratamura, memastikan kesiapan infrastruktur angkutan mudik Idulfitri 1447 Hijriah di wilayah Kepri dalam kondisi aman dan terkendali.
Hal itu disampaikan usai melakukan monitoring di sejumlah titik strategis di Pulau Bintan, Jumat, 13 Maret 2026, yakni di Pelabuhan Sri Bintan Pura, Gudang Bulog Tanjungpinang, serta Pelabuhan RoRo Tanjung Uban.
Dalam peninjauan tersebut, Nyanyang menegaskan prioritas utama pemerintah daerah adalah memastikan kelancaran perjalanan masyarakat yang hendak mudik.
“Pengawasan fokusnya ini kita biar lancar, biar mudah, jadi perjalanan lancar, di rumah juga bahagia,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan menghindari antrean panjang di pelabuhan, sistem pembelian tiket kini telah tersedia secara online.
Selain itu, jadwal keberangkatan berbagai moda transportasi, mulai dari kapal feri, speedboat hingga pesawat telah disesuaikan di berbagai titik, seperti Batam, Tanjungpinang, dan Tanjung Uban.
Wagub juga menyoroti peningkatan kualitas layanan di pelabuhan, termasuk penataan porter yang kini lebih tertib dengan sistem antrean.
Meski demikian, ia mengimbau para pemudik agar membawa barang secukupnya serta tetap menjaga keselamatan selama perjalanan.

Menurutnya, kelancaran arus mudik tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak melalui Operasi Ketupat/Seligi. Koordinasi dilakukan bersama instansi seperti Dinas Perhubungan, Basarnas, TNI, Polri, KSOP, Karantina, hingga Imigrasi.
“Semua pihak sudah merapatkan barisan untuk memastikan mudik berjalan aman dan lancar,” tegasnya.
Selain sektor transportasi, Nyanyang juga memastikan ketersediaan bahan pokok jelang Lebaran dalam kondisi aman.
Dari hasil peninjauan di gudang Bulog, stok beras di Kepri dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga tiga bulan ke depan.
Saat ini tersedia sekitar 120 ton beras SPHP serta 2.100 ton beras cadangan lainnya.
“Masyarakat tidak perlu panik. Stok kita cukup untuk tiga bulan ke depan,” ujarnya.
Ia juga menginstruksikan agar distribusi bahan pokok ke wilayah kepulauan tetap diprioritaskan, seiring dengan arus keberangkatan armada mudik.
Terkait mulai menipisnya stok minyak goreng di beberapa wilayah, Pemprov Kepri akan segera berkoordinasi dengan pihak distributor, termasuk PT Sinergo Oil Nusantara, guna memastikan suplai tetap lancar.
Dengan berbagai langkah tersebut, Pemprov Kepri optimistis arus mudik Lebaran 2026 dapat berjalan tertib, aman, dan masyarakat tetap terpenuhi kebutuhan pangannya.(ADV)
Editor: Brp





