Jelang Pencoblosan Pemilu 2024, Kemenag Ingatkan Aktor Dakwah Lintas Agama

Kantor Kementerian Agama (Kemenag) di Jakarta. Foto : Kemenag

Medianesia.id, Jakarta-Kemenag mengingatkan aktor dakwah lintas agama menjelang pencoblosan Pemilihan Umum atau Pemilu 2024 yang digelar pada Rabu, 14 Februari 2024 nanti. 

“Para aktor dakwah dan layanan keagamaan untuk menyerukan kepada segenap umat dan jamaahnya agar tetap menjaga kerukunan dan kedamaian,” ujar Direjen Penasi Kemenag, Ahmad Zayadi dikutip dari laman Kemenag, Senin (12/2/2024)

Ia meminta kepada para Penyuh Agama Islam, dai-daiyah, anggota Majlis Dai Kebangsaan (MDK), dan Pokja Majlis Taklim untuk menjadi muharrik.

Selain itu juga, menjadi penggerak simpul-simpul yang senantiasa menjaga kerukunan dan perdamaian menjelang Pemilu 2024 dilaksanakan.

Zayadi menjelaskan, imbauan tersebut memiliki tiga tujuan penting. Pertama, menjaga kondusivitas umat dan kesucian masjid dengan mencegah aktivitas politik praktis.

Kedua, mendorong para aktor dakwah termasuk pengelola masjid dan khatib untuk memedomani dan mensosialisasikan Surat Edaran Menteri Agama Nomor: SE.09 Tahun 2023 tentang Pedoman Ceramah Keagamaan.

“Lalu tujuan yang ketiga, menyampaikan pesan-pesan pemilu damai dan rukun, sekaligus mengutamakan kepentingan persaudaraan dan kerukunan nasional,” jelas Zayadi.

“Imbauan kami juga termasuk mendorong masyarakat terutama kalangan pemilih pemula untuk menggunakan hak pilihnya di Pemilu 2024,” tambahnya.

Pihaknya menerangkan, para aktor dakwah dan layanan keagamaan di Indonesia selama ini mengambil peran penting terhadap sikap dan perilaku masyarakat, khususnya mengenai isu-isu sosial dan politik.

“Karena itu, kami mendorong para tokoh agama dan lembaga keagaamaan agar tidak terjebak pada narasi dan gerakan dakwah yang berpotensi memecah umat hanya karena perbedaan pilihan politik tertentu,” ujar Direktur Penais.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *