Jelang Pemilu 2024, Gubernur Kepri Ultimatum KPU Kepri

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad memimpin rapat evaluasi persiapan Pemilu 2024, kemarin. Foto: Diskominfo Kepri

Medianesia.id, Tanjungpinang-Gubernur Kepri, Ansar Ahmad memberikan ultimatum atau peringatan dini ke Komisi Pemilihan Umum atau KPU menjelang digelarnya Pemilu 2024 pada 14 Februari 2024 mendatang. 

Menurut Gubernur, ada beberapa hal ia soroti berkaitan dengan tanggungjawab KPU Provinsi Kepri sebagai penyelenggara Pemilu.  

“Diantaranya adalah berkaitan dengan daftar pemilih tambahan, urusan logistik terkait cuaca, dan sosialisasi masif mengenai upaya mereduksi kertas suara yang rusak karena cetakan,” ujar Gubernur, Senin (29/1/2024) kemarin.

Kemudian untuk kerjasama KPU dan TNI AL mengenai kemungkinan pemakaian fasilitas. Ditegaskannya, hal ini perlu didorong ke KPU Pusat harus dipercepat.

“Karena dengan menggunakan pola-pola pencegahan yaitu jauh lebih baik dan mudah-mudahan bisa kita lanjutkan dengan melakukan monitoring di lapangan” tegas Gubernur.

Sementara itu, dalam paparannya Ketua KPU Kepri Indrawan menyampaikan rekapitulasi badan adhoc yang akan terlibat dalam Pemilu di Kepri adalah sebanyak 56.380 yang terdiri dari 400 PPK, 1.257 PPS, 41.398 KPPS, 11.829 Linmas, dan 1.497 Sekretariat PPK dan PPS. 

Kemudian untuk jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) se-Kepri adalah sebanyak 5.914 yang tersebar di 219 pulau di 7 Kabupaten/Kota. 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *