Medianesia.id, Jakarta– Partai Golongan Karya (Golkar) berambisi untuk mencatatkan sejarah pada 60 tahun partai berlambang pohon beringin ini.
“Di usia 60 tahun atau menuju enam dekade Partai Golkar, kita harus mengukur prestasi yang pernah dicapai, harus menjalankan pemenangan Pemilu dan harus dapat mengukir sejarah Partai Golkar di Indonesia,” ujar Airlangga dikutip dari Antara Kepri, Minggu (4/6/2023)
Pria yang duduk sebagai Menko Perekonomian ini menegaskan, wajib hukumnya untuk merebut kembali kemenangan dalam Pemilu presiden, Pemilu legislatif, maupun pemilu kepala daerah pada tahun 2024.
Baca Juga : Pilkada Serentak Telan APBD Kepri Ratusan Miliar
“Golkar adalah Institusi politik yang terbuka, demokratis, dan juga dari bawah ke atas. Partal Golkar solid dan utuh,” tegasnya.
Disebutkannya, target kemenangan Golkar pada Pemilu 2024 mendatang adalah kemenangan sebesar 20 persen.
Targetkan kemenangan pemilu legislatif 20 persen, kemenangan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 60 persen, kemenangan pemilihan presiden nomor satu.
Baca Juga : Soerya Soal Suhu Politik Jelang Pemilu 2024, Beda Boleh Tapi Jangan Ribut
Airlangga mengatakan Golkar merupakan partai yang memiliki ideologi karya kekaryaan. Sementara, partal berideologi karya kekaryaan yang diperebutkan 45-50 persen, yang dibagi oleh Golkar, NasDem, Gerindra, dan Demokrat.
“Karena pangsa partai besar, karya kekaryaan. Tugas semua kader adalah harus mengambil suara masyarakat,” tutupnya.
Penulis : Ags
Editor : Ags





