Bulog Tanjungpinang Siapkan 2.100 Ton Beras SPHP Jelang Ramadan dan Idul Fitri

beras SPHP Tanjungpinang
Stok beras SPHP di Gudang Bulog Tanjungpinang. Foto: Ismail

Medianesia.id, Tanjungpinang – Perum Bulog Cabang Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), menyiapkan cadangan beras medium atau Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 2.100 ton untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah.

Selain itu, Bulog juga menyediakan 6 ton beras premium serta stok minyak goreng merek MinyaKita sebanyak 30 ribu liter yang tersedia saat ini. Setiap bulan, Bulog mendapat kuota pasokan MinyaKita sebanyak 200 ribu liter.

“Kebutuhan beras dan minyak goreng menyambut Ramadan sampai Idul Fitri, insyaallah terpenuhi,” kata Kepala Cabang Bulog Tanjungpinang, Arief Alhadihaq, Senin, 16 Februari 2026.

Baca juga: Rp34,57 Triliun Dana Desa 2026 Fokus ke Koperasi Merah Putih

Arief memastikan, ketersediaan bahan pangan di wilayah kepulauan terluar seperti Lingga dan Anambas juga telah dipersiapkan jauh hari sesuai kebutuhan masing-masing daerah.

Menurutnya, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan stok menjelang Ramadan maupun perayaan lainnya seperti Imlek.

“Distribusi sudah kami atur, termasuk untuk wilayah kepulauan. Jadi tidak perlu ada kekhawatiran,” ujarnya.

Baca juga: Tahun Baru Imlek 2026 Jatuh pada 17 Februari, Berikut Inspirasi Ucapan Tahun Kuda Api

Ia juga menegaskan, jika ditemukan pedagang yang menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), maka akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.

Arief mengungkapkan, permintaan beras medium pada awal 2026 meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Tahun lalu permintaan beras medium sekitar 10 ton per minggu. Awal tahun ini naik menjadi 60 ton per minggu,” jelasnya.

Baca juga: Kapan Puasa Ramadan 2026 Dimulai? Ini Perkiraan Versi Muhammadiyah, NU, dan Pemerintah

Lonjakan tersebut dipengaruhi fluktuasi harga beras di pasaran, sehingga beras SPHP menjadi alternatif utama masyarakat karena harganya lebih terjangkau dengan kualitas yang tetap baik.

Beras SPHP didistribusikan melalui jaringan Rumah Pangan Kita (RPK) mitra Bulog, pasar tradisional, hingga toko dan ritel modern.

“Beras SPHP paling murah dibanding beras medium lainnya di pasaran, sehingga sangat efektif membantu masyarakat,” pungkasnya.(Ism)

Editor: Brp

Pos terkait