Disusul, Bawaslu Jawa Barat dengan 25 kasus pelanggaran dan 20 kasus bukan pelanggaran.
Sebelumnya, Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, menyebut ada puluhan pelanggaran netralitas yang diduga dilakukan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) selama tahapan pemilu.
“Di daerah ada beberapa puluh kasus ya 38 atau 40 pelanggaran (ASN) dan juga dugaan pelanggaran netralitas TNI,” ujarnya usai rapat dengar pendapat dengan Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/1) lalu.
Menurut Bagja, laporan dugaan kasus pelanggaran netralitas ASN ini sudah diserahkan kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Bawaslu mengimbau ASN tak terlibat dalam politik praktis.
“Sudah (ditindaklanjuti) ini kan masuk ke KASN beberapa kasus ya,” ucapnya. (Ism)
Editor : Brp





