<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>dbd Archives - Medianesia.id</title>
	<atom:link href="https://medianesia.id/tag/dbd/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Berita Terbaru Hari Ini Kepri dan Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Jun 2025 07:00:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://medianesia.id/wp-content/uploads/2025/06/cropped-cropped-Logo-medianesia-kecill-1-32x32.png</url>
	<title>dbd Archives - Medianesia.id</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kasus DBD di Tanjungpinang Naik, Dinkes Gencarkan Fogging dan Imbau PSN</title>
		<link>https://medianesia.id/kasus-dbd-di-tanjungpinang-naik-dinkes-gencarkan-fogging-dan-imbau-psn/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Medianesia]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Jun 2025 07:00:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[dbd]]></category>
		<category><![CDATA[Demam Berdarah Dengue]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[fogging]]></category>
		<category><![CDATA[kasus dbd]]></category>
		<category><![CDATA[pemberantasan sarang nyamuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://medianesia.id/?p=71391</guid>

					<description><![CDATA[<p>Medianesia.id, Tanjungpinang – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Tanjungpinang naik dalam sebulan terakhir.&#160;[&#8230;]</p>
<p>Baca selengkapnya di %%SITENAME%%: <a href="https://medianesia.id/kasus-dbd-di-tanjungpinang-naik-dinkes-gencarkan-fogging-dan-imbau-psn/">Kasus DBD di Tanjungpinang Naik, Dinkes Gencarkan Fogging dan Imbau PSN</a><br />
Penulis: <a href="https://medianesia.id/author/ismail/">Medianesia</a><br />
Topik: %%CATEGORY%%</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://Medianesia.id"><strong>Medianesia.id, Tanjungpinang</strong></a> – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Tanjungpinang naik dalam sebulan terakhir. Hingga 25 Juni 2025, tercatat 40 kasus baru, naik dari 32 kasus yang dilaporkan pada Mei lalu.</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes Dalduk dan KB) Kota Tanjungpinang, Rustam, mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sebagai langkah utama pencegahan.</p>
<p>“Keberhasilan pengendalian DBD sangat bergantung pada peran aktif warga menjaga lingkungan, khususnya dengan menghilangkan tempat-tempat genangan air yang bisa menjadi sarang nyamuk,” ujar Rustam, Kamis kemarin.</p>
<p>Rustam mengimbau, masyarakat untuk rutin melaksanakan Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui metode 3M: menguras, menutup, dan mendaur ulang wadah-wadah yang dapat menampung air. Menurutnya, metode ini terbukti efektif dalam mencegah penyebaran virus dengue.</p>
<p>Ia juga mengingatkan warga agar waspada terhadap gejala DBD seperti demam tinggi mendadak, nyeri otot dan sendi, mual, serta bintik merah pada kulit.</p>
<p>“Jika mengalami gejala seperti itu, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan agar bisa ditangani lebih awal,” tambahnya.</p>
<p>Sebagai langkah responsif, Dinkes Tanjungpinang bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Balai Karantina Kesehatan (BKK) melakukan penyemprotan (fogging) di sejumlah wilayah terdampak. Salah satu titik prioritas adalah Kelurahan Kampung Bugis, di mana lima kasus DBD ditemukan dalam waktu berdekatan.</p>
<p>“Fogging dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi. Di lokasi tersebut, Angka Bebas Jentik (ABJ) hanya sekitar 50 persen, padahal standar minimal nasional adalah 95 persen. Artinya, masih banyak potensi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti,” jelas Rustam.</p>
<p>Selain fogging, Dinkes juga melakukan abatisasi selektif, yakni penaburan larvasida di tempat penampungan air, khususnya di area yang sulit dijangkau pembersihan rutin. Langkah ini bertujuan memutus siklus hidup nyamuk sejak fase jentik agar kasus DBD tidak kembali naik.</p>
<p>&#8220;Diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat dalam menjaga kebersihan lingkungan agar penyebaran DBD dapat ditekan, terutama di musim hujan yang rawan menimbulkan genangan air,&#8221; pungkasnya.(Ism)</p>
<p>Editor: Brp</p>
<p>Baca selengkapnya di %%SITENAME%%: <a href="https://medianesia.id/kasus-dbd-di-tanjungpinang-naik-dinkes-gencarkan-fogging-dan-imbau-psn/">Kasus DBD di Tanjungpinang Naik, Dinkes Gencarkan Fogging dan Imbau PSN</a><br />
Penulis: <a href="https://medianesia.id/author/ismail/">Medianesia</a><br />
Topik: %%CATEGORY%%</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Batam Waspadai Lonjakan Kasus DBD di Awal Tahun 2025, Dinkes Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan</title>
		<link>https://medianesia.id/batam-waspadai-lonjakan-kasus-dbd-di-awal-tahun-2025-dinkes-imbau-masyarakat-tingkatkan-kewaspadaan/</link>
					<comments>https://medianesia.id/batam-waspadai-lonjakan-kasus-dbd-di-awal-tahun-2025-dinkes-imbau-masyarakat-tingkatkan-kewaspadaan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Medianesia]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Jan 2025 05:27:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[3M]]></category>
		<category><![CDATA[batam]]></category>
		<category><![CDATA[dbd]]></category>
		<category><![CDATA[dinkes batam]]></category>
		<category><![CDATA[kasus dbd]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pencegahan DBD]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://medianesia.id/?p=66921</guid>

					<description><![CDATA[<p>Medianesia.id, Batam &#8211; Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) kembali mengancam kesehatan masyarakat Batam di awal&#160;[&#8230;]</p>
<p>Baca selengkapnya di %%SITENAME%%: <a href="https://medianesia.id/batam-waspadai-lonjakan-kasus-dbd-di-awal-tahun-2025-dinkes-imbau-masyarakat-tingkatkan-kewaspadaan/">Batam Waspadai Lonjakan Kasus DBD di Awal Tahun 2025, Dinkes Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan</a><br />
Penulis: <a href="https://medianesia.id/author/bram/">Medianesia</a><br />
Topik: %%CATEGORY%%</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://medianesia.id/"><strong>Medianesia.id</strong></a>, <a href="https://medianesia.id/tag/batam/"><strong>Batam</strong></a> &#8211; Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) kembali mengancam kesehatan masyarakat Batam di awal tahun 2025.</p>
<p>Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, tercatat 36 kasus DBD pada periode 1 hingga 16 Januari 2025.</p>
<p>Kepala Dinkes Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengungkapkan bahwa angka ini masih berpotensi meningkat, dengan penyebaran yang hampir merata di seluruh kecamatan di Batam.</p>
<p>“Sebagai perbandingan, pada Januari 2024, kasus DBD di Batam tercatat 70 kasus, sementara total kasus sepanjang tahun 2024 mencapai 861 kasus,” ujar Didi pada Jumat (17/1).</p>
<p>Menurutnya, lonjakan kasus DBD sering terjadi pada musim pancaroba, yang ditandai dengan cuaca tak menentu—hujan dan panas silih berganti.</p>
<p>Kondisi ini menciptakan tempat yang ideal bagi nyamuk Aedes aegypti, pembawa virus dengue, untuk berkembang biak.</p>
<p>&#8220;Genangan air yang muncul setelah hujan menjadi sarang yang sempurna untuk nyamuk bertelur,&#8221; tambah Didi. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kebersihan lingkungan untuk memutus rantai penyebaran penyakit ini.</p>
<p>Dinkes Batam mengimbau masyarakat untuk mengambil langkah pencegahan melalui program 3M (Menguras, Menutup, dan Mendaur ulang barang bekas).</p>
<p>Selain itu, gerakan &#8220;Satu Rumah Satu Jumantik&#8221; juga diperkenalkan, di mana setiap rumah diminta menunjuk juru pemantau jentik untuk memastikan lingkungan bebas dari sarang nyamuk.</p>
<p>&#8220;Puskesmas juga diminta untuk melakukan penyelidikan epidemiologi terkait setiap kasus DBD dan melaporkannya ke Dinkes Batam. Sosialisasi mengenai pencegahan dan pengendalian DBD juga terus kami galakkan,&#8221; ujar Didi.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa partisipasi aktif masyarakat sangat diperlukan dalam pemberantasan sarang nyamuk.</p>
<p>Dinkes Batam juga terus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya DBD melalui kampanye dan sosialisasi.</p>
<p>Di sisi lain, puskesmas diharapkan meningkatkan kesiagaan mereka, termasuk dengan melibatkan kader kesehatan di setiap kelurahan untuk memantau situasi di lapangan.</p>
<p>“Lingkungan yang bersih adalah kunci utama dalam pencegahan DBD. Dengan menjaga kebersihan, risiko penyebaran penyakit ini dapat diminimalisir,” tutup Didi.(*)</p>
<p>Editor: Brp</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Baca selengkapnya di %%SITENAME%%: <a href="https://medianesia.id/batam-waspadai-lonjakan-kasus-dbd-di-awal-tahun-2025-dinkes-imbau-masyarakat-tingkatkan-kewaspadaan/">Batam Waspadai Lonjakan Kasus DBD di Awal Tahun 2025, Dinkes Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan</a><br />
Penulis: <a href="https://medianesia.id/author/bram/">Medianesia</a><br />
Topik: %%CATEGORY%%</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://medianesia.id/batam-waspadai-lonjakan-kasus-dbd-di-awal-tahun-2025-dinkes-imbau-masyarakat-tingkatkan-kewaspadaan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus DBD di Batam Melonjak 122 Persen, Warga Bengkong Paling Banyak Terjangkit</title>
		<link>https://medianesia.id/kasus-dbd-di-batam-melonjak-122-persen-warga-bengkong-paling-banyak-terjangkit/</link>
					<comments>https://medianesia.id/kasus-dbd-di-batam-melonjak-122-persen-warga-bengkong-paling-banyak-terjangkit/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Medianesia]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Jan 2025 15:23:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[3M]]></category>
		<category><![CDATA[Aedes aegypti]]></category>
		<category><![CDATA[batam]]></category>
		<category><![CDATA[bengkong]]></category>
		<category><![CDATA[dbd]]></category>
		<category><![CDATA[demam berdarah]]></category>
		<category><![CDATA[dinkes batam]]></category>
		<category><![CDATA[Nyamuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://medianesia.id/?p=66559</guid>

					<description><![CDATA[<p>Medianesia.id, Batam &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam mencatat mencatat signifikan kasus demam berdarah dengue&#160;[&#8230;]</p>
<p>Baca selengkapnya di %%SITENAME%%: <a href="https://medianesia.id/kasus-dbd-di-batam-melonjak-122-persen-warga-bengkong-paling-banyak-terjangkit/">Kasus DBD di Batam Melonjak 122 Persen, Warga Bengkong Paling Banyak Terjangkit</a><br />
Penulis: <a href="https://medianesia.id/author/bram/">Medianesia</a><br />
Topik: %%CATEGORY%%</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><a href="https://medianesia.id/"><strong>Medianesia.id</strong></a>, <a href="https://medianesia.id/tag/batam/"><strong>Batam</strong></a> &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam mencatat mencatat signifikan kasus demam berdarah dengue (DBD) sepanjang tahun 2024, dengan peningkatan sebesar 122 persen dibandingkan tahun sebelumnya.</p>
<p dir="ltr">Sebanyak 871 kasus dilaporkan, termasuk 14 korban meninggal dunia.</p>
<p dir="ltr">Angka ini meningkat drastis dari 392 kasus pada tahun 2023.</p>
<p dir="ltr">Kepala Dinkes Kota Batam, Didi Kusmarjadi, menegaskan kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah.</p>
<p dir="ltr">“Meski jumlah ini masih di bawah tahun 2022 yang mencapai 902 kasus, peningkatan kasus dan angka kematian yang terjadi sangat mengecewakan,” ujar Didi dalam keterangannya di Batam, Jumat (3/1/2025).</p>
<p dir="ltr"><b>Kecamatan Bengkong Catat Kasus Tertinggi</b></p>
<p dir="ltr">Berdasarkan data Dinkes, Kecamatan Bengkong menjadi wilayah dengan jumlah kasus tertinggi, yakni 146 kasus.</p>
<p dir="ltr">Disusul oleh Batamkota (136), Sagulung (135), Sekupang (106), Batuampar (94), dan Batuaji (85).</p>
<p dir="ltr">Dari total kasus tersebut, mayoritas penderita adalah laki-laki (513 kasus), dengan kelompok usia di atas 15 tahun mendominasi (440 kasus).</p>
<p dir="ltr">Pemerintah Kota Batam telah mengeluarkan Surat Edaran Wali Kota Nomor 23 Tahun 2024 tentang Kewaspadaan Dini Peningkatan Kasus DBD.</p>
<p dir="ltr">Berbagai langkah pencegahan juga telah diterapkan, termasuk program juru pemantau jentik (jumantik) di rumah, perkantoran, dan tempat umum.</p>
<p dir="ltr">“Gerakan 3M Plus (menguras, menutup, mengubur) dan Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik (G1R1J) menjadi fokus utama kami. Setiap rumah tangga wajib memiliki satu juru pemantau jentik untuk memastikan tidak ada tempat berkembangbiaknya nyamuk Aedes aegypti,” jelas Didi.</p>
<p dir="ltr">Musim hujan menjadi periode rawan penyebaran DBD.</p>
<p dir="ltr">Oleh karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan aktif berpartisipasi dalam pencegahan penyakit ini.</p>
<p dir="ltr">“Pencegahan DBD memerlukan peran aktif dari seluruh elemen masyarakat. Kedisiplinan dalam menjaga kebersihan lingkungan sangat penting untuk menekan angka kasus,” tegas Didi.(*)</p>
<p dir="ltr">Editor: Brm</p>
<p>Baca selengkapnya di %%SITENAME%%: <a href="https://medianesia.id/kasus-dbd-di-batam-melonjak-122-persen-warga-bengkong-paling-banyak-terjangkit/">Kasus DBD di Batam Melonjak 122 Persen, Warga Bengkong Paling Banyak Terjangkit</a><br />
Penulis: <a href="https://medianesia.id/author/bram/">Medianesia</a><br />
Topik: %%CATEGORY%%</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://medianesia.id/kasus-dbd-di-batam-melonjak-122-persen-warga-bengkong-paling-banyak-terjangkit/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus Demam Berdarah Dengue di Batam Meningkat, Ada 602 Kasus</title>
		<link>https://medianesia.id/kasus-demam-berdarah-dengue-di-batam-meningkat-ada-602-kasus/</link>
					<comments>https://medianesia.id/kasus-demam-berdarah-dengue-di-batam-meningkat-ada-602-kasus/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Medianesia]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Nov 2024 01:35:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[dbd]]></category>
		<category><![CDATA[Demam Berdarah Dengue]]></category>
		<category><![CDATA[Dengue]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Batam]]></category>
		<category><![CDATA[Pencegahan DBD]]></category>
		<category><![CDATA[Waspada DBD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://medianesia.id/?p=64843</guid>

					<description><![CDATA[<p>Medianesia.id, Batam – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam melaporkan peningkatan signifikan kasus Demam Berdarah Dengue&#160;[&#8230;]</p>
<p>Baca selengkapnya di %%SITENAME%%: <a href="https://medianesia.id/kasus-demam-berdarah-dengue-di-batam-meningkat-ada-602-kasus/">Kasus Demam Berdarah Dengue di Batam Meningkat, Ada 602 Kasus</a><br />
Penulis: <a href="https://medianesia.id/author/bram/">Medianesia</a><br />
Topik: %%CATEGORY%%</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://medianesia.id/"><strong>Medianesia.id</strong></a>, <a href="https://medianesia.id/tag/batam/"><strong>Batam</strong></a> – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam melaporkan peningkatan signifikan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) sepanjang Januari hingga November 2024, dengan total 602 kasus.</p>
<p>Angka ini melonjak tajam dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatatkan 392 kasus. Kepala Dinkes Batam, Didi Kusmarjadi, menegaskan bahwa hingga 8 November 2024, jumlah kematian akibat DBD mencapai sembilan orang.</p>
<p>Didi menyatakan bahwa pemerintah setempat telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Wali Kota Batam Nomor 23 Tahun 2024 yang menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman DBD, terutama memasuki musim hujan yang berpotensi memperburuk penyebaran.</p>
<p>“Angka kasus terus meningkat. Melalui SE Wali Kota Batam, masyarakat kami imbau agar lebih waspada dan mengintensifkan upaya pencegahan di lingkungan masing-masing,” ujar Didi.</p>
<p>Untuk menanggulangi lonjakan kasus, Dinkes Batam telah mengaktifkan sejumlah program preventif, antara lain dengan membentuk Jumantik Rumah dan Jumantik Perkantoran serta meningkatkan pengawasan di area publik.</p>
<p>Selain itu, Dinkes juga memperkuat Gerakan 3M Plus (Menguras, Menutup, Mengubur) dan mengampanyekan Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik (G1R1J), yang mewajibkan setiap rumah tangga memiliki juru pemantau jentik nyamuk guna mencegah perkembangbiakan nyamuk pembawa virus DBD.</p>
<p>“G1R1J adalah upaya kami memastikan setiap rumah berperan aktif dalam memantau lingkungan sekitarnya,” tambah Didi.</p>
<p>Sejalan dengan upaya Dinkes Batam, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) juga memperkenalkan program vaksinasi Dengue dosis lengkap untuk mengurangi penyebaran DBD di tengah musim penghujan.</p>
<p>Tim Kerja Arbovirosis Kemenkes, Agus Handito, dalam diskusi bertajuk “Lindungi Keluarga dari Ancaman DBD” menyebutkan bahwa Dengue masih menjadi tantangan kesehatan nasional dengan risiko kejadian luar biasa (KLB) dan kematian yang cukup tinggi.</p>
<p>Menurut data WHO, hingga 30 April 2024, Indonesia mencatatkan 88.593 kasus DBD dan 621 kematian, meningkat sekitar tiga kali lipat dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.(*)</p>
<p>Editor: Brp</p>
<p>Baca selengkapnya di %%SITENAME%%: <a href="https://medianesia.id/kasus-demam-berdarah-dengue-di-batam-meningkat-ada-602-kasus/">Kasus Demam Berdarah Dengue di Batam Meningkat, Ada 602 Kasus</a><br />
Penulis: <a href="https://medianesia.id/author/bram/">Medianesia</a><br />
Topik: %%CATEGORY%%</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://medianesia.id/kasus-demam-berdarah-dengue-di-batam-meningkat-ada-602-kasus/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasud DBD di Batam Meningkat, Warga Diminta Waspada</title>
		<link>https://medianesia.id/kasud-dbd-di-batam-meningkat-warga-diminta-waspada/</link>
					<comments>https://medianesia.id/kasud-dbd-di-batam-meningkat-warga-diminta-waspada/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Medianesia]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Sep 2024 15:29:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[dbd]]></category>
		<category><![CDATA[demam berdarah]]></category>
		<category><![CDATA[didi kusmajardi]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kota Batam]]></category>
		<category><![CDATA[Musim Hujan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://medianesia.id/?p=63063</guid>

					<description><![CDATA[<p>Medianesia.id, Batam-Dinas Kesehatan atau Dinkes Kota Batam menaruh perhatian serius terkait kasus Demam Berdarah Dengue&#160;[&#8230;]</p>
<p>Baca selengkapnya di %%SITENAME%%: <a href="https://medianesia.id/kasud-dbd-di-batam-meningkat-warga-diminta-waspada/">Kasud DBD di Batam Meningkat, Warga Diminta Waspada</a><br />
Penulis: <a href="https://medianesia.id/author/jailani/">Medianesia</a><br />
Topik: %%CATEGORY%%</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><a href="http://medianesia.id"><strong>Medianesia.id</strong></a>, <a href="https://medianesia.id/dbd-di-tanjungpinang-melonjak-dinkes-gencarkan-gerakan-3m-plus/"><strong>Batam</strong></a>-Dinas Kesehatan atau Dinkes Kota Batam menaruh perhatian serius terkait kasus Demam Berdarah Dengue atau DBD yang meningkat belakangan ini.</p>
<p class="p1">“Memasuki musim hujan, jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di  Kota Batam mengalami peningkatan. Hingga awal September 2024, tercatat sebanyak 436 kasus DBD dilaporkan,” ujar Kadinkes Kota Batam, Didi Kusmarjadi, Rabu (4/9/2024) di Batam.</p>
<p class="p1">Menurut Didi, peningkatan jumlah kasus DBD di Batam ini, dipicu oleh cuaca yang mendukung perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti, vektor utama penyebaran DBD.</p>
<p class="p1">“Musim hujan memang menjadi waktu yang rawan untuk peningkatan kasus DBD. Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan menjaga kebersihan lingkungan,” paparnya.</p>
<p class="p1">Didi menyebutkan bahwa dari 436 kasus yang tercatat, sebagian besar pasien telah mendapatkan perawatan dan sembuh. Namun, ada tujuh kasus DBD yang berakhir dengan kematian.</p>
<p class="p1">“Dengan adanya peningkatan kasus DBD di musim hujan ini, diharapkan masyarakat lebih waspada dan aktif dalam mencegah penyebaran penyakit tersebut,” tegasnya.</p>
<p class="p1">Sebagai bagian dari upaya pencegahan, Dinas Kesehatan Kota Batam tidak hanya menggiatkan program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan fogging, tetapi juga terus melakukan pembagian bubuk abate oleh para Juru Pemantau Jentik (Jumantik) di berbagai wilayah.</p>
<p class="p1">“Kami berharap pembagian bubuk abate ini dapat membantu masyarakat dalam mengendalikan populasi nyamuk di sekitar rumah mereka, sehingga dapat menekan angka kasus DBD,” tutupnya.(*)</p>
<p class="p4"><b>Editor : Ags</b></p>
<p>Baca selengkapnya di %%SITENAME%%: <a href="https://medianesia.id/kasud-dbd-di-batam-meningkat-warga-diminta-waspada/">Kasud DBD di Batam Meningkat, Warga Diminta Waspada</a><br />
Penulis: <a href="https://medianesia.id/author/jailani/">Medianesia</a><br />
Topik: %%CATEGORY%%</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://medianesia.id/kasud-dbd-di-batam-meningkat-warga-diminta-waspada/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DBD di Tanjungpinang Melonjak, Dinkes Gencarkan Gerakan 3M Plus</title>
		<link>https://medianesia.id/dbd-di-tanjungpinang-melonjak-dinkes-gencarkan-gerakan-3m-plus/</link>
					<comments>https://medianesia.id/dbd-di-tanjungpinang-melonjak-dinkes-gencarkan-gerakan-3m-plus/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Medianesia]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Jun 2024 04:06:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[3M Plus]]></category>
		<category><![CDATA[dbd]]></category>
		<category><![CDATA[demam berdarah]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Rustam]]></category>
		<category><![CDATA[tanjungpinang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://medianesia.id/?p=60804</guid>

					<description><![CDATA[<p>Medianesia.id, Tanjungpinang &#8211; Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Tanjungpinang menunjukkan tren peningkatan selama tiga&#160;[&#8230;]</p>
<p>Baca selengkapnya di %%SITENAME%%: <a href="https://medianesia.id/dbd-di-tanjungpinang-melonjak-dinkes-gencarkan-gerakan-3m-plus/">DBD di Tanjungpinang Melonjak, Dinkes Gencarkan Gerakan 3M Plus</a><br />
Penulis: <a href="https://medianesia.id/author/ismail/">Medianesia</a><br />
Topik: %%CATEGORY%%</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://Medianesia.id"><strong>Medianesia.id, Tanjungpinang</strong></a> &#8211; Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Tanjungpinang menunjukkan tren peningkatan selama tiga bulan terakhir.</p>
<p>Berdasarkan data Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P3KB) Tanjungpinang, hingga Juni 2024 terdapat 76 kasus DBD terkonfirmasi dan 1 orang meninggal dunia.</p>
<p>Sementara, sesuai data statistik tahun 2023-2024, Kelurahan Batu IX menjadi wilayah dengan kasus DBD tertinggi, mencapai 39 persen dari total kasus di seluruh kelurahan se-Kota Tanjungpinang.</p>
<p>&#8220;Bulan April, Mei, dan Juni memang periode kasus DBD cenderung meningkat,&#8221; ungkap Rustam, Kepala Dinkes P3KB Tanjungpinang.</p>
<p>Oleh karena itu,Rustam mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih intensif melakukan gerakan 3M Plus sebagai langkah pencegahan.</p>
<p>Di antaranya, menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas yang bisa menampung air. Serta, menambah langkah-langkah pencegahan tambahan seperti penggunaan obat nyamuk, memasang kelambu, dan memantau jentik nyamuk secara berkala.</p>
<p>Selain menggencarkan gerakan 3M Plus, Dinkes P3KB juga melakukan penyelidikan epidemiologi, abatisasi, dan fogging untuk menangani kasus positif DBD.</p>
<p>&#8220;Langkah-langkah ini sangat penting untuk memastikan penyebaran penyakit dapat terkendali secepat mungkin,&#8221; tambah Rustam.</p>
<p>Rustam menambahkan, data menunjukkan kasus DBD didominasi oleh anak-anak, meskipun orang dewasa juga berisiko terjangkit.</p>
<p>&#8220;Berdasarkan sebaran usia, sebagian besar penderita DBD adalah anak-anak di bawah 18 tahun. Namun, ada juga penderita dewasa,&#8221; imbuh Rustam. (Ism)</p>
<p>Editor Brp</p>
<p>Baca selengkapnya di %%SITENAME%%: <a href="https://medianesia.id/dbd-di-tanjungpinang-melonjak-dinkes-gencarkan-gerakan-3m-plus/">DBD di Tanjungpinang Melonjak, Dinkes Gencarkan Gerakan 3M Plus</a><br />
Penulis: <a href="https://medianesia.id/author/ismail/">Medianesia</a><br />
Topik: %%CATEGORY%%</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://medianesia.id/dbd-di-tanjungpinang-melonjak-dinkes-gencarkan-gerakan-3m-plus/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Waspada Musim Pancaroba, DBD Mengintai Mengintai Dimana-mana</title>
		<link>https://medianesia.id/waspada-musim-pancaroba-dbd-mengintai-mengintai-dimana-mana/</link>
					<comments>https://medianesia.id/waspada-musim-pancaroba-dbd-mengintai-mengintai-dimana-mana/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Medianesia]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 May 2024 13:21:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[dbd]]></category>
		<category><![CDATA[demam berdarah]]></category>
		<category><![CDATA[didi kusmajardi]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kota Batam]]></category>
		<category><![CDATA[musim pancaroba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://medianesia.id/?p=59675</guid>

					<description><![CDATA[<p>Medianesia.id, Batam-Dinas Kesehatan atau Dinkes Kota Batam menyatakan sampai pertengahan Mei 2024 ini terdapat 130&#160;[&#8230;]</p>
<p>Baca selengkapnya di %%SITENAME%%: <a href="https://medianesia.id/waspada-musim-pancaroba-dbd-mengintai-mengintai-dimana-mana/">Waspada Musim Pancaroba, DBD Mengintai Mengintai Dimana-mana</a><br />
Penulis: <a href="https://medianesia.id/author/jailani/">Medianesia</a><br />
Topik: %%CATEGORY%%</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://medianesia.id">Medianesia.id</a></strong>, <strong><a href="https://medianesia.id/waspada-dbd-mengancam-di-batam-lima-warga-dilaporkan-meninggal/">Batam</a></strong>-Dinas Kesehatan atau Dinkes Kota Batam menyatakan sampai pertengahan Mei 2024 ini terdapat 130 kasus demam berdarah atau DBD. </p>



<p>“Hingga pertengahan Mei 2024 ini terdapat 130 kasus DBD di&nbsp; Batam. Penyakit ini juga dapat menyebabkan kematian bagi penderitanya jika tidak ditangani dengan baik dan cepat,” ujar Kepala Dinkes Batam, Didi Kusmarjadi, Kamis (23/4/2024)</p>



<p>Menyikapi ini, ia urut mengingatkan adanya bahaya demam berdarah (DBD) yang hadir di musim pancaroba ini. Menurutnya, DBD menjadi salah satu penyakit yang harus diwaspadai selama musim hujan.</p>



<p>“Tren kasus DBD termasuk cukup tinggi, terutama memasuki musim pancaroba. Karena selalu mengintai dimana-mana,” tegasnya.&nbsp;</p>



<p>Dijelaskannya, pada musim hujan populasi Aedes aegypti akan meningkat karena telur yang belum menetas akan menetas ketika habitat perkembangbiakannya mulai tergenang air hujan.</p>



<p>“Peningkatan kesiapsiagaan DBD ini meliputi, meningkatkan peran serta masyarakat untuk ikut peduli mencegah peningkatan DBD ini,” tegasnya. </p>



<p>Dinkes juga meminta puskesmas untuk mengimplementasikan gerakan satu rumah satu jumantik dengan menunjuk juru pemantau jentik (jumantik) memantau dan memastikan tak ada jentik di lingkungan masing-masing.</p>


<p>Baca selengkapnya di %%SITENAME%%: <a href="https://medianesia.id/waspada-musim-pancaroba-dbd-mengintai-mengintai-dimana-mana/">Waspada Musim Pancaroba, DBD Mengintai Mengintai Dimana-mana</a><br />
Penulis: <a href="https://medianesia.id/author/jailani/">Medianesia</a><br />
Topik: %%CATEGORY%%</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://medianesia.id/waspada-musim-pancaroba-dbd-mengintai-mengintai-dimana-mana/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dinkes Tanjungpinang Imbau Warga Waspadai DBD</title>
		<link>https://medianesia.id/dinkes-tanjungpinang-imbau-warga-waspadai-dbd/</link>
					<comments>https://medianesia.id/dinkes-tanjungpinang-imbau-warga-waspadai-dbd/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Medianesia]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 May 2024 23:37:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[3M Plus]]></category>
		<category><![CDATA[dbd]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Rustam]]></category>
		<category><![CDATA[tanjungpinang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://medianesia.id/?p=59370</guid>

					<description><![CDATA[<p>Medianesia.id, Tanjungpinang &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tanjungpinang memprediksi peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD)&#160;[&#8230;]</p>
<p>Baca selengkapnya di %%SITENAME%%: <a href="https://medianesia.id/dinkes-tanjungpinang-imbau-warga-waspadai-dbd/">Dinkes Tanjungpinang Imbau Warga Waspadai DBD</a><br />
Penulis: <a href="https://medianesia.id/author/ismail/">Medianesia</a><br />
Topik: %%CATEGORY%%</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://Medianesia.id">Medianesia.id</a>, <a href="https://medianesia.id/tag/tanjungpinang/#google_vignette">Tanjungpinang</a></strong> &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tanjungpinang memprediksi peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD) di wilayahnya. Penyebabnya perubahan pola musim cuaca, yaitu dari musim panas ke musim hujan.</p>



<p>Kepala Dinkes Tanjungpinang, Rustam, menjelaskan siklus kehidupan nyamuk aedes aegypti, atau nyamuk demam berdarah, dipengaruhi oleh cuaca. Saat musim panas, nyamuk ini akan bertelur. Semakin lama cuaca panas, semakin banyak telur yang berkumpul.</p>



<p>&#8220;Telur nyamuk demam berdarah bisa bertahan berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun,&#8221; ujar Rustam.</p>



<p>Kemudian, saat turun hujan, telur-telur tersebut dengan mudah menetas menjadi nyamuk. Hal ini di khawatirkan akan meningkatkan kepadatan nyamuk dan berimplikasi pada peningkatan kasus DBD.</p>



<p>Oleh karena itu, Rustam mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan gerakan 3M Plus untuk mencegah berkembang biaknya nyamuk DBD. Gerakan 3M Plus terdiri dari, menutup tempat penampung air supaya nyamuk tak bisa menempatkan telur.</p>



<p>Lalu, menguras bak mandi secara berkala, serta mendaur ulang atau mengubur barang-barang bekas agar tidak bisa membuat genangan air.</p>


<p>Baca selengkapnya di %%SITENAME%%: <a href="https://medianesia.id/dinkes-tanjungpinang-imbau-warga-waspadai-dbd/">Dinkes Tanjungpinang Imbau Warga Waspadai DBD</a><br />
Penulis: <a href="https://medianesia.id/author/ismail/">Medianesia</a><br />
Topik: %%CATEGORY%%</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://medianesia.id/dinkes-tanjungpinang-imbau-warga-waspadai-dbd/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Waspada DBD Mengancam di Batam, Lima Warga Dilaporkan Meninggal</title>
		<link>https://medianesia.id/waspada-dbd-mengancam-di-batam-lima-warga-dilaporkan-meninggal/</link>
					<comments>https://medianesia.id/waspada-dbd-mengancam-di-batam-lima-warga-dilaporkan-meninggal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Medianesia]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Apr 2024 15:30:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[dbd]]></category>
		<category><![CDATA[demam berdarah]]></category>
		<category><![CDATA[didi kusmajardi]]></category>
		<category><![CDATA[dinkes batam]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Nyamuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://medianesia.id/?p=58301</guid>

					<description><![CDATA[<p>Medianesia.id, Batam-Dinas Kesehatan atau Dinkes Kota Batam meminta masyarakat Batam waspada terhadap ancaman kasus demam&#160;[&#8230;]</p>
<p>Baca selengkapnya di %%SITENAME%%: <a href="https://medianesia.id/waspada-dbd-mengancam-di-batam-lima-warga-dilaporkan-meninggal/">Waspada DBD Mengancam di Batam, Lima Warga Dilaporkan Meninggal</a><br />
Penulis: <a href="https://medianesia.id/author/jailani/">Medianesia</a><br />
Topik: %%CATEGORY%%</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://medianesia.id">Medianesia.id</a></strong>, <strong><a href="https://medianesia.id/kasus-dbd-di-indonesia-hampir-16-ribu-kemenkes-waspada-musim-hujan/">Batam</a></strong>-Dinas Kesehatan atau Dinkes Kota Batam meminta masyarakat Batam waspada terhadap ancaman kasus demam berdarah atau DBD. </p>



<p>“Berdasarkan data Dinkes Kota Batam hingga dengan 15 April 2024 ini terdapat 104 kasus DBD di Kota Batam,” ujar Kepala Dinskes Kota Batam, Didi Kusmarjadi, Selasa (16/4/2024) lalu di Batam.&nbsp;</p>



<p>Dijelaskannya, kasus ini tersebar hampir di seluruh kecamatan yang ada di Batam. Menurutnya, DBD merupakan penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti.&nbsp;</p>



<p>Penyakit ini juga dapat menyebabkan kematian bagi penderitanya jika tidak ditangani dengan baik. Tercatat di sepanjang tahun ini ada 5 warga Batam meninggal akibat penyakit demam berdarah tersebut.</p>



<p>“Bila melihat data Dinkes data kematian akibat DBD ini juga meningkat dibanding tahun sebelumnya,” paparnya.&nbsp;</p>



<p>Dikatakannya, sepanjang tahun 2023 hanya ada tiga kasus kematian DBD. Sementara di tahun ini atau sampai April sudah ada empat kasus meninggal.</p>



<p>Adapun keempat pasien yang meninggal tersebut adalah TJ, 59, warga Sungai Lekop. Pasien meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Graha Hermin pada 9 Januari 2024 kemarin. </p>


<p>Baca selengkapnya di %%SITENAME%%: <a href="https://medianesia.id/waspada-dbd-mengancam-di-batam-lima-warga-dilaporkan-meninggal/">Waspada DBD Mengancam di Batam, Lima Warga Dilaporkan Meninggal</a><br />
Penulis: <a href="https://medianesia.id/author/jailani/">Medianesia</a><br />
Topik: %%CATEGORY%%</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://medianesia.id/waspada-dbd-mengancam-di-batam-lima-warga-dilaporkan-meninggal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus DBD di Indonesia Hampir 16 Ribu, Kemenkes: Waspada Musim Hujan</title>
		<link>https://medianesia.id/kasus-dbd-di-indonesia-hampir-16-ribu-kemenkes-waspada-musim-hujan/</link>
					<comments>https://medianesia.id/kasus-dbd-di-indonesia-hampir-16-ribu-kemenkes-waspada-musim-hujan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Medianesia]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Mar 2024 12:56:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[dbd]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenkes]]></category>
		<category><![CDATA[waspada musim hujan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://medianesia.id/?p=57036</guid>

					<description><![CDATA[<p>Medianesia.id, Jakarta &#8211; Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia melonjak drastis hingga hampir mencapai&#160;[&#8230;]</p>
<p>Baca selengkapnya di %%SITENAME%%: <a href="https://medianesia.id/kasus-dbd-di-indonesia-hampir-16-ribu-kemenkes-waspada-musim-hujan/">Kasus DBD di Indonesia Hampir 16 Ribu, Kemenkes: Waspada Musim Hujan</a><br />
Penulis: <a href="https://medianesia.id/author/ismail/">Medianesia</a><br />
Topik: %%CATEGORY%%</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://Medianesia.id">Medianesia.id, Jakarta</a></strong> &#8211; Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia melonjak drastis hingga hampir mencapai 16 ribu kasus. </p>



<p>Data tersebut diungkapkan langsung oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Imran Pambudi.</p>



<p>&#8220;Sampai minggu lalu, kasus DBD di seluruh Indonesia sudah mencapai 15.977 kasus, kemungkinan sekarang sudah hampir 16 ribu. Kasus kematian akibat DBD tercatat 124, dengan daerah terbanyak di Salatiga dan Kendal, Jawa Tengah,&#8221; ungkap Imran, Selasa (5/3).</p>



<p>Imran menjelaskan bahwa kasus DBD mengalami siklus kenaikan pada periode tertentu, yaitu pada bulan Desember hingga Februari.</p>



<p>&#8220;Memang biasa kasus DBD tinggi di bulan Desember-Februari. Hal ini terjadi setiap tahun,&#8221; terangnya.</p>



<p>Selain siklus, faktor lain yang menyebabkan tingginya kasus DBD adalah curah hujan. Tahun ini, Indonesia memasuki fase La Nina yang berarti curah hujan akan lebih tinggi.</p>


<p>Baca selengkapnya di %%SITENAME%%: <a href="https://medianesia.id/kasus-dbd-di-indonesia-hampir-16-ribu-kemenkes-waspada-musim-hujan/">Kasus DBD di Indonesia Hampir 16 Ribu, Kemenkes: Waspada Musim Hujan</a><br />
Penulis: <a href="https://medianesia.id/author/ismail/">Medianesia</a><br />
Topik: %%CATEGORY%%</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://medianesia.id/kasus-dbd-di-indonesia-hampir-16-ribu-kemenkes-waspada-musim-hujan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
