Medianesia.id, Tanjungpinang – Pengurusan STNK baru di Samsat Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) sempat dikeluhkan warga. Mereka mengeluh, karena lambannya proses penerbitan STNK yang sebelumnya diurus.
Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Hamam Wahyudi, mengakui penerbitan STNK baru sempat mengalami kendala. Kendala tersebut berupa minimnya stok material kertas atau blanko STNK.
“Kondisi itu karena materialnya, jadi ada keterlambatan karena menunggu dari pusat,” kata Hamam, Jumat, 19 Desember 2025.
Baca juga: Operasi Lilin Dimulai, Ratusan Personel Amankan Nataru di Tanjungpinang
Ia menjelaskan, blanko STNK tersebut dikirim langsung oleh Mabes Polri. Sehingga, ia memastikan lambatnya pengurusan STNK bukan karena pelayanan yang tidak baik.
Meskipun begitu, kata dia saat ini material untuk membuat STNK telah tersedia. Sehingga, STNK yang belum diterbitkan, saat ini sudah diterbitkan.
“Materialnya dikirim dari Pusat, dari Korlantas mabes. Tapi sekarang sudah tidak ada masalah. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir kalau surat itu belum keluar,” pungkasnya.
Baca juga: Warga Keluhkan Lambannya Penerbitan STNK di Samsat Tanjungpinang
Sebelumnya, seorang warga di Kota Tanjungpinang berinisial NL mengeluhkan proses penerbitan STNK yang dinilai lambat. Pria tersebut mengakui, bahwa ia sudah menanti STNK terbit selama satu bulan lamanya.
Awalnya, ia ingin membayar pajak yang sudah mati, namun STNK-nya juga hilang.
“Saya udah urus surat kehilangan, sudah bayar pajak, tapi STNK-nya tidak terbit-terbit sampai sekarang,” kata NL pada 8 Desember 2025 lalu.(Mhd)
Editor: Brp





