Kogabwilhan I Panen Cabai Merah di Lahan Eks Bauksit Dompak

Kogabwilhan panen cabai
Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Kogabwilhan I) melaksanakan panen cabai merah di kawasan Tanjung Moco, Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang, Selasa, 6 Januari 2026. Foto: Ismail

Medianesia.id, Tanjungpinang – Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Kogabwilhan I) melaksanakan panen cabai merah di kawasan Tanjung Moco, Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang, Selasa, 6 Januari 2026.

Cabai merah tersebut ditanam di atas lahan eks bauksit hasil kerja sama antara Kogabwilhan I dan kelompok tani lokal, sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan daerah.

Baca juga: Periode Januari-November 2025, Wisman ke Kepri Tembus 1,7 Juta

Panglima Kogabwilhan I, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, menyampaikan komoditas cabai menjadi salah satu kebutuhan strategis masyarakat Kepri yang hingga kini masih sangat bergantung pada pasokan dari luar daerah.

“Berdasarkan data yang kami peroleh, kebutuhan cabai di Kepulauan Riau baru mampu dipenuhi sekitar 30 persen dari produksi lokal, sementara sisanya masih harus didatangkan dari luar daerah,” ujar Kunto.

Baca juga: Pangkogabwilhan I Lepas Burung dan Bibit Ikan, Wujud Kepedulian pada Ekosistem Alam

Melalui pemanfaatan lahan eks bauksit ini, kata dia, Kogabwilhan I bersama kelompok tani berupaya membantu meningkatkan produksi cabai dari petani lokal, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

“Ini kesempatan bagi petani lokal. Kita juga menerapkan pola rotasi tanaman. Jenis tanaman yang kami tanam merupakan komoditas inti untuk mendukung ketahanan pangan,” jelasnya.

Baca juga: Kogabwilhan I Panen Semangka di Lahan Bekas Tambang Bauksit Moco Dompak

Sementara itu, Ketua Ikatan Kesejahteraan Keluarga Tentara (IKKT) CBS II Kogabwilhan I, Mia Kunto, menjelaskan cabai yang dipanen telah berumur sekitar 75 hari dan telah dipetik sebanyak 13 kali.

Ia menambahkan, harga cabai saat ini berada di atas Rp50 ribu per kilogram, sehingga secara ekonomi sudah mulai memberikan keuntungan bagi petani.

Menurut Mia, secara ideal satu pohon cabai bisa menghasilkan hingga 8 ons, namun saat ini hasil panen masih dibawahnya.

Baca juga: Kogabwilhan I Sulap 12 Hektare Lahan Moco Jadi Lahan Pertanian

Kendati demikian, capaian saat ini dinilai luar biasa mengingat kondisi tanah yang sebelumnya merupakan bekas tambang bauksit.

“Dalam satu kali petik rata-rata menghasilkan sekitar 25 kilogram cabai. Saat ini produktivitasnya masih di bawah 8 ons per batang, namun ini sudah sangat baik mengingat ditanam di lahan eks bauksit,” pungkasnya.(Ism)

Editor: Brp

Pos terkait