Karena memang dengan sistem ini, menjadi upaya untuk menerangi pulau-pulau berpenghuni di Provinsi Kepri.
“Masih ada sekitar 80 pulau yang berpenghuni di Provinsi Kepri belum menikmati listrik. Tentu ini menjadi pekerjaan rumah bagi Pemprov Kepri bersama PLN,” tutupnya.
Sebelumnya, Pemprov Kepri bersama PLN menyatakan Pulau Buluh, Batam akan segera menyala 24 jam dengan sistem kabel laut.
“Pemprov Kepri bersama PLN telah memulai pembangunan Saluran Kabel Laut Tegangan Menengah (SKLTM) bertegangan 20 kiloVolt (kV) yang menghubungkan Batam-Pulau Buluh,” ujar Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, Minggu (26/11/2023)
SKLTM ini akan dibentangkan di dasar laut dengan pemberat sepanjang 1,16 kilometer sirkuit (kms) dari Pulau Batam ke Pulau Buluh.
Dengan adanya SKLTM ini, diharapkan masyarakat di Pulau Buluh yang selama ini hanya mendapatkan pasokan listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) selama 14 jam per hari, akan segera menikmati listrik 24 jam.
“Dengan sistem kabel laut ini, diharapkan menjadi andal dan efisien. Pekerjaan ditargetkan rampung di akhir tahun 2023 ini,” jelas Gubernur.(*)
Editor : Ags





