Waspada DBD Mengancam di Batam, Lima Warga Dilaporkan Meninggal

Waspada DBD di Kepri, Kota Batam Terbanyak, Anambas Terendah
Ilustrasi Nyamuk Aedes Aegypti Demam Berdarah.

“Selanjutnya DP, 25, warga Baloi Permai Baloi, meninggal di RS Camata Sahidya pada 24 Januari lalu,” sebutnya. 

Pasien lain, AE, 11, warga Belakang Padang meninggal di Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam 24 Januari 2024 lalu. Terakhir, WR, 5 , warga Sei Beduk yang sebelumnya sempat dibawa ke RSUD dan meninggal pada 30 Januari 2024. 

“Pasien meninggal ini dua diantaranya sudah dewasa, satu anak-anak dan dua lagi masih balita,” tutupnya.(*) 

Editor : Ags

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *