Medianesia.id, Tanjungpinang-Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan Pemprov Kepri tengah fokus untuk menyelesaikan persoalan jaringan komunikasi di kawasan Terdepan, Tertinggal, dan Terpencil (3T) di Kepri.
“Lewat program kolaborasi dengan Pemerintah Pusat, kita terus membangun Base Transceiver Station (BTS) di kawasan 3T di Kepri,” ujar Ansar Ahmad, Kamis (1/6/2023) kemarin.
Menurut Gubernur, untuk daerah yang sudah ada tower, kendalanya adalah bandwidth yang rendah. Sehingga jangkauan dan ekslerasinya di internet tidak optimal.
Baca Juga : Gubernur Dukung Penerapan E-ticket Pelayaran di Pelabuhan SBP
Menurut Gubernur, akses telekomunikasi adalah merupakan kebutuhan saat ini. Apalagi bagi mereka yang berada di kawasan terpencil, tertinggal, dan terdepan (3T).
“Makanya, kita akan bicarakan untuk penambahan badwidth ini. Jika memang memungkin dari anggaran daerah, kita akan upayakan,” jelas Gubernur.
Disbutkannya, Provinsi Kepri mendapaptkan bantuan pembangunan 77 BTS di wilayah 3T yang tersebar di Provinsi Kepri, seperti Anambas, Natuna, dan Lingga.
Baca Juga : Gubernur Sampaikan Jawaban Pemerintah Untuk Ranperda LPP APBD 2022
“77 BTS dibangun di Kepri melalui program BAKTI Kominfo dan Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI),” jelasnya.
Dijelaskannya, sebanyak 35 BTS dibangun BAKTI Kominfo. Sedangkan 42 BTS lainnya dibangun oleh Dirjen PPI Kominfo.
“Karena wilayah perbatasan sangat membutuhkan akses telekomunikasi untuk sekaligus mendukung kedaulatan negara,” jelasnya lebih lanjut.
Baca Juga : DPRD Kepri Beri Sejumlah Rekomendasi Terhadap LKPj Gubernur 2022
Masih kata Gubernur, dengan adanya layanan sinyal broadband 4G, tentu bisa sangat membantu masyarakat di perbatasan.
“Karena kecepatan akses informasi menjadi kebutuhan dasar yang harus dirasakan seluruh masyarakat Kepri,” tegasnya.
Ditambahaknnya, bagi mendukung pembangunan strategis dibidang komunikasi ini, Pemprov Kepri bersama Pemerintah Daerah terkait sudah menyelesaikan persoalan lahan.
Baca Juga : Pemprov Kepri Harap Kebijakan Tambang Ekspor Pasir Laut Berdampak Positif Bagi Daerah
“Sebagai daerah kepulauan, persoalan komunikasi memang menjadi salah satu masalah. Tentu, akan kita tuntaskan secara bertahap,” tutup Gubernur Ansar.
Penulis : Ags
Editor : Ags





