Medianesia.id, Batam-Pemerintah Kota Batam atau Pemko Batam masih menunggu keputusan penurunan tarif Visa On Arrival (Voa) bagi wisatawan mancanegara atau wisman dari sejumlah negara.
“Untuk tahun 2024 ini, kami menargetkan 2 juta kunjungan wisman yang masuk dari berbagai pintu internasional di Batam,” ujar Kadispar Kota Batam, Ardiwinata, Minggu (14/1/2024).
Menurut Ardi, upaya untuk mendorong angka kunjungan yaitu penurunan tarif visa on arrival (VoA) bagi wisman yang masuk ke Batam.
“Tinggal menunggu surat dari Kemenkeu saja. Nanti untuk VoA hanya dikenakan 10 SGD,” jelasnya.
Walaupun sebenarnya Batam itu mengusulkan bebas tarif atau gratis. Namun setidaknya dibanding tarif yang saat ini, menurutnya cukup murah.
“Makanya kita cukup optimis, apabila kebijakan penurunan tarif VoA ini akan mendorong wisman untuk ramai datang ke Batam,” tegasnya.
Disebutkannya, sebelumnya ada empat negara, di luar negara Asean, yang diusulkan bisa bebas visa ketika berkunjung ke Batam. Empat negara itu adalah China, Korea, Jepang, dan India.





