<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>santan Archives - Medianesia.id</title>
	<atom:link href="https://medianesia.id/tag/santan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Berita Terbaru Hari Ini Kepri dan Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 Feb 2026 09:17:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://medianesia.id/wp-content/uploads/2025/06/cropped-cropped-Logo-medianesia-kecill-1-32x32.png</url>
	<title>santan Archives - Medianesia.id</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jelang Ramadan 1447 H, Warga Tanjungpinang Serbu Kios Bumbu dan Santan</title>
		<link>https://medianesia.id/jelang-ramadan-1447-h-warga-tanjungpinang-serbu-kios-bumbu-dan-santan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Medianesia]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2026 09:17:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[ramadan 1447 H]]></category>
		<category><![CDATA[santan]]></category>
		<category><![CDATA[tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[warga serbu kios bumbu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://medianesia.id/?p=78927</guid>

					<description><![CDATA[<p>Medianesia.id, Tanjungpinang &#8211; Sehari menjelang Ramadan 1447 Hijriah/2026, warga Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, mulai memburu&#160;[&#8230;]</p>
<p>Baca selengkapnya di %%SITENAME%%: <a href="https://medianesia.id/jelang-ramadan-1447-h-warga-tanjungpinang-serbu-kios-bumbu-dan-santan/">Jelang Ramadan 1447 H, Warga Tanjungpinang Serbu Kios Bumbu dan Santan</a><br />
Penulis: <a href="https://medianesia.id/author/ismail/">Medianesia</a><br />
Topik: %%CATEGORY%%</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Medianesia.id, Tanjungpinang</strong> &#8211; Sehari menjelang Ramadan 1447 Hijriah/2026, warga Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, mulai memburu bumbu masakan dan santan untuk kebutuhan sahur dan berbuka puasa.</p>
<p>Pantauan di kawasan Jalan Kuantan, <a href="https://medianesia.id/tanjungpinang-kota-sejarah-budaya-melayu-dan-perkembangan-terkini/">Tanjungpinang</a>, Rabu, 18 Februari 2026, sejumlah kios penjual santan dan bumbu masakan dipadati pembeli sejak pagi hari.</p>
<p>Warga tampak mengantre demi mendapatkan kebutuhan dapur untuk hari pertama Ramadan yang diperkirakan jatuh pada Kamis besok.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://medianesia.id/cegah-perang-sarung-dan-balap-liar-satpol-pp-tanjungpinang-intensifkan-patroli-ramadan/">Cegah Perang Sarung dan Balap Liar, Satpol PP Tanjungpinang Intensifkan Patroli Ramadan</a></strong></p>
<p>“Kita buka jam 6 pagi saja sudah ramai yang menunggu,” ujar Bambang, salah seorang pedagang santan dan bumbu di Jalan Kuantan.</p>
<p>Bambang menjelaskan, lonjakan pembeli sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir. Selain menyambut Ramadan, tingginya permintaan juga dipengaruhi momen perayaan Imlek yang waktunya berdekatan.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://medianesia.id/kemenag-kepri-gelar-rukyatul-hilal-di-pantai-setumu-tanjungpinang/">Kemenag Kepri Gelar Rukyatul Hilal di Pantai Setumu Tanjungpinang</a></strong></p>
<p>Meski permintaan meningkat, ia memastikan harga bumbu masakan relatif stabil karena pasokan bahan baku masih tersedia.</p>
<p>“Yang paling banyak dibeli itu bumbu rendang dan santan. Saat ini harga santan masih normal, sekitar Rp40 ribuan per kilogram,” katanya.</p>
<p>Ia mengaku, momentum perayaan besar keagamaan ini turut mendongkrak omzet penjualan. Dalam sehari, ia bisa meraup omzet hingga belasan juta rupiah.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://medianesia.id/permintaan-naik-ratusan-ton-kelapa-natuna-dikirim-ke-tanjungpinang/">Permintaan Naik, Ratusan Ton Kelapa Natuna Dikirim ke Tanjungpinang</a></strong></p>
<p>Sementara itu, Maya, salah seorang pembeli, mengaku telah mengantre sejak siang untuk mendapatkan santan dan bumbu.</p>
<p>“Kita beli untuk kebutuhan Ramadan besok. Di tempat ini memang selalu ramai, bahkan harus pakai nomor antrean,” ujarnya.(Mhd)</p>
<p>Editor: Brp</p>
<p>Baca selengkapnya di %%SITENAME%%: <a href="https://medianesia.id/jelang-ramadan-1447-h-warga-tanjungpinang-serbu-kios-bumbu-dan-santan/">Jelang Ramadan 1447 H, Warga Tanjungpinang Serbu Kios Bumbu dan Santan</a><br />
Penulis: <a href="https://medianesia.id/author/ismail/">Medianesia</a><br />
Topik: %%CATEGORY%%</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
