Medianesia.id, Bintan – Petugas Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang dan Satreskrim Polres Bintan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sabu dan ganja ke dalam lapas.
Penyelundupan barang haram itu dilakukan oleh warga binaan yang bertugas sebagai Tamping Kebersihan Lapas, Dodhik (38) dan warga Tanjungpinang yang bertugas sebagai kurir, Rio (17). Adapun modus penyelundupan yaitu menggunakan botol sabun cair.
Kapolres Bintan, AKBP Riky Iswoyo, mengungkapkan kecurigaan berawal dari pantauan CCTV pada Rabu (12/6) pukul 15.30 WIB. Seorang napi yang bertugas sebagai Tamping Kebersihan Lapas, Dodhik (38), terlihat bertemu dengan seseorang di area parkiran lapas. Setelah pertemuan itu, Dodhik membawa kantong kresek yang berisi botol sabun cair.
“Petugas yang curiga kemudian menggeledah Dodhik dan menemukan 4 kondom dan 3 balon berisi 12 paket sabu seberat 96,6 gram dan ganja di dalam botol sabun cair. Modus baru ini dilakukan untuk mengelabui petugas,” ungkapnya, kemarin.
Hasil temuan itersebut, kemudian dilaporkan ke polisi. Satresnarkoba Polres Bintan kemudian menangkap kurir sabu, Rio (17), di salah satu kos-kosan di Tanjungpinang pada Senin (17/6/2024).
“Rio mengaku mendapatkan imbalan Rp8 juta jika berhasil mengantarkan sabu dan ganja ke Dodhik,” katanya.
Dari hasil keterangan Rio, ia mengakui mendapatkan paket sabu yang sudah dikemas dalam botol sabun cair dari seorang pria di Jalan Km 18. Tugasnya hanya mengantarkan paket tersebut ke Dodhik di area parkiran Lapas.
“Pria yang menyuruh Rio, berinisial A, kini ditetapkan sebagai DPO dan masih dalam pengejaran,” sebut Kapolres.
Selain itu, Satresnarkoba Polres Bintan juga memeriksa napi lain, Zaihiddir (41), untuk mendalami kasus ini. Diduga ada jaringan peredaran narkoba di dalam Lapas.
“Logikanya tidak mungkin sabu sebanyak itu dikonsumsi oleh Dodhik sendiri. Kemungkinan-kemungkinan lainnya itu yang akan kita cari tahu,” ujar AKBP Riki Iswoyo.
Sementara itu, Kalapas Kelas IIA Tanjungpinang, Eddi Mulyono, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan pengamanan di Lapas Narkotika.
“Kami telah memaksimalkan pengawasan dan pengamanan, dan juga bekerja sama dengan Polres Bintan untuk memberantas narkoba yang ingin diselundupkan ke dalam lapas,” jelas Kalapas. (Ism)
Editor: Brp





