Penyesuaian tarif ini berdasarkan kenaikan BBM yang telah terjadi.
“Batas mana yang harus diambil Gubernur. Kita 100 driver dan 70 mobil serta 20 motor,” katanya.
Aksi unjuk rasa ini dikawal ketat oleh para anggota Polresta Tanjungpinang dan Satpol PP.
“Besar harapan kami agar keinginan dan permintaan driver dapat terpenuhi oleh Maxim Tanjungpinang, untuk menyesuaikan sebagaimana tarif yang berlaku di Kota Batam,” harapnya. (Ism)
Editor : Brp





