“Di lokasi hotel ini, para tersangka tidak memproduksi sabu, melainkan diarahkan oleh DPO untuk bertemu AR dan melakukan transaksi 10 botol sabu cair yang akan mereka bawa ke luar kota. Kami masih menyelidiki dan mengejar satu DPO ini,” ujarnya.
Menurut pengakuan AR, dia belajar meracik sabu cair dari bosnya, seorang WNA, melalui tutorial di handphone yang kemudian dipraktekkan.
“Polda Kepri terus berkoordinasi dengan lintas Polda dan Interpol Mabes Polri untuk memburu jaringan ini,” tegas Donny. (*)
Editor : Ags





