medianesia.id, Tanjungpinang – Disdik Provinsi Kepri memastikan proses pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB SMA/SMK Negeri Tahun Ajarangn 2023/2024 berjalan dengan baik dan bebas calo.
Kadisidk Provinsi Kepri, Andi Agung mengaku khawatir adanya praktik percaloan pada proses pendaftaran PPDB yang akan dibuka 13 Juni 2023 nanti.
“Apa yang kami khawatirkan adalah, adanya praktik percaloan di sekolah-sekolah tertentu. Karena dinilai masih menjadi sekolah favorit atau unggulan,” ujar Andi Agung, Minggu (11/6/2023).
Baca Juga : Disdik Kepri : PPDB SMA/SMK Negeri di Batam Jadi Atensi
Bagi mencegah terjadi pratik percaloan ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Tim Saber Pungli, Polda Kepri. Selain itu, juga telah memberikan peringatan kepada kepala sekolah dan panitia PPDB untuk bekerja secara profesional.
Kemudian, juga mengingatkan bagi orang tua untuk tidak mengambil jalan pintas. Ditegaskannya, pihaknya juga akan memperkuat pengawasan melalui Cabang Dinas yang ada di Kota Batam.
“Yang perlu sama-sama kita pahami adalah, saat ini tidak ada lagi sekolah favorit atau unggulan,” tegasnya.
Baca Juga : PPDB SMA/SMK Negeri Dibuka 15 Juni Mendatang, Ini Syarat dan Ketentuannya
Lebih lanjut katanya, bagi menggesa pemerantaan ini, baik dari infrastruktur maupun Sumber Daya Manusia (SDM), Disdik Provinsi Kepri terus melakukan upaya penyesuaian.
Menurutnya, guru-guru yang dinilai berprestasi pada sekolah yang dinilai unggulan atau favorit, akan disebar ke sekolah lainnya.
“Untuk sekolah baru ataupun sekolah yang sedang berkembang, menjadi prioritas bagi kami untuk peningkatan infrastruktur maupun SDM gurunya,” tutup Andi Agung.
Penulis : Ags
Editor : Ags





