Miris, Labuh Jangkar Kepri Masih Menguap

Ilustrasi labuh jangkar di wilayah Batam. Foto : Instagram@bupbatam

Mantan Legislator DPRD Batam tersebut juga mengatakan, pada tahun 2022 ini, Perseroda BUP Kepri sudah diberikan  target pendapatan Rp27 miliar. 

Sementara perhitungan biaya Rp42 miliar. Sehingga pendapatan bersih yang diharapakan sebesar Rp15 miliar. Dengan target ini, Direktur Perseroda BUP Kepri, Capt Awaluddin mengaku tetap optimis. 

“Meskipun ada beberapa persoalan yang kami lihat berat untuk meraih target tersebut sampai saat ini,”ungkapnya.

Lebih lanjut katanya, saat ini, Perseroda BUP mengalami beberapa terkendala dengan pihak lain,salah satunya adalah dengan Badan Pengusahaan (BP) Batam dan keamanan. 

Mantan Wakil DPRD Batam tersebut juga mengatakan, pengelolaan labuh jangkar di Selat Riau atau Kabil adalah sebesar diharapkan masuk Rp5 miliar.  

“Untuk Tanjungberakit Ro20 miliar. Pemprov sudah berinvestasi besar lewat pemberian modal. Namun BUP masih belum bisa menjadi mesin penghasil PAD sampai saat ini,” tutup Irwansyah.(*) 

Editor : Ags

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *