Kemenag Kepri Tetapkan Tujuh Desa Sadar Kerukunan di Provinsi Kepri

Kota Tua Penagi, Natuna, Provinsi Kepri. Foto : Facebook@Bung Pramono

“Kami juga menginternalisasi moderasi beragama kepada para guru, murid, dan lembaga-lembaga keagamaan melalui Pembimas Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha,” tuturnya.

Berkaitan erat dengan penguatan moderasi beragama adalah program religiosity index dan tahun kerukunan.

Mahbub dengan bangga menyebutkan bahwa kerukunan di Kepri sudah terbukti melalui nilai indeks kerukunan selalu tinggi. 

Menurutnya hal ini tidak terlepas dari karakteristik orang melayu yang terbuka menerima perbedaan dan pendatang.

Pada tahun 2022 indeks kerukunan umat beragama di Kepri tertinggi se-Indonesia dengan skor 85,78 persen.

Dikatkannya juga ada tahun 2023 ini juga masih menempati urutan teratas. Ini tidak lepas dari masyarakat melayu sebagai orang asli Kepri yang terbuka menerima pendatang.

“Ditambah upaya dari para tokoh lintas agama yang intens saling menjalin komunikasi, sehingga berdampak pula pada umat untuk ikut menjaga hidup damai,” tutup Mahbub Daryanto.(*) 

Editor : Ags

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *