Medianesia.id, Jakarta– Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memberikan peringatan keras kepada seluruh personel TNI menjelang digelarnya Pemilu 2024 pada 14 Februari 2024 mendatang.
“Dalam Undang-Undang sudah jelas, TNI aktif tidak boleh berpolitik praktis. Karena ada hukuman pidana menanti,” ujar Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dikutip dari laman Puspen TNI, Kamis (1/2/2024)
Agus Subiyanto menekankan bahwa dalam mengamankan mengamankan jalannya Pemilu 2024 pada 14 Februari mendatang, dibutuhkan konsentrasi yang sangat tinggi.
“Maka saya tekankan kepada prajurit agar tingkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi kemungkinan perkembangan situasi di wilayah masing-masing,” tegasnya.
Ia pun meminta jajarannya untuk mewaspadai adanya pihak-pihak yang mencoba menganggu jalannya pemilihan pemilu. Seluruh personel juga diminta menjaga netralitas.
“Tetap memegang teguh netralitas jangan mudah terpengaruh dalam kepentingan politik praktis,” tutupnya.
Seperti diketahui sebanyak 446.219 personel TNI akan dikerahkan untuk mengamankan Pemilu 2024 diseluruh wilayah Indonesia.(*)
Editor : Ags





