Medianesia.id, Batam-Proses pemulangan Jemaah Haji atau JH ke tanah air melalui Bandara Hang Nadim, Debarkasi Batam terus berlanjut.
Berdasarkan data Petugas Penyelenggara Ibadah Haji atau PPIH Debarkasi Batam, jumlah JC yang sudah kembali ke tanah air sampai Sabtu (13/7/2024) lalu sebanyak 8.428 orang. Sementara dua lainnya masih menjelani perawatan.
Kemarin (Sabtu,red) giliran Kelompok Terbang atau Kloter 19 yang tiba di Debarkasi Batam. Adapun jumlah JH yang kembali sebanyak 448 orang.
Kloter BTH 19 terdiri dari 243 jemaah asal Kabupaten Ketapang, 112 jemaah asal Kabupaten Singkawang, 74 jemaah asal Kabupaten Kayong Utara, 9 jemaah asal Kota Pontianak, dan 1 jemaah mutasi asal Kerinci Jambi.
Termasuk 2 orang Petugas Kloter Kemenag, 3 orang Petugas Kloter Kesehatan, 3 orang Petugas Haji Daerah (PHD), dan 1 orang Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).
Sesampainya di aula penyambutan Arafah I Asrama Haji BP Batam sekitar pukul 01:00 WIB, Ketua Kloter BTH 19 Ali Fahruddin Nasution mengucapkan syukur bisa mendampingi jemaah dari pemberangkatan hingga kepulangan dari ibadah haji.
“Setelah melakukan perjalanan panjang, detik ini bisa hadir di tengah-tengah untuk seremoni penyambutan. Kami sangat bersyukur dengan adanya penyambutan ini akrena artinya kita tidak sendiri tapi satu keluarga,” ujar Ketua Kloter BTH 19 Ali Fahruddin Nasution.
Ali Fahruddin menyampaikan, mulanya jemaah kloter BTH 19 berjumlah 449. Namun saat pemberangkatan Tanah Suci 2 orang tertinggal dan bergabung di kloter selanjutnya.
Baca Juga : Bupati Karimun dan Gubernur Kepri Sambut Kedatangan Jemaah Haji
“Jumlah jemaah awalnya 447 orang, didata semestinya 449 orang, saat pemberangkatan sudah ada 2 jemaah yang tertinggal dan bergabung di kloter 21, alhamdulillah bisa bergabung lagi setelah saat di Tanah Suci,” ungkapnya.
Saat pemulangan, jemaah yang tergabung dalam kloter BTH 19 sebanyak 448 orang dengan penambahan 1 orang tanazul asal Jambi.
Sementara 2 orang jemaah asal Kalbar masih berada di Tanah Suci karena sakit, sehingga jumlah jemaah yang kembali ke Tanah Air tetap 447 orang.
“Saat mendekati hari pemulangan, 2 jemaah dalam perawatan medis di Arab Saudi, yakni atas nama Haji Turwito asal Ketapang, sudah seminggu di Rumah Sakit Arab Suadi karena komplikasi, gula darahnya lebih dari 500,” terangnya.
“Yang kedua, atas nama Hajjah Andy Syamsiah asal Singkawang. Dalam perkembangannya di sana memang sering ditangani oleh tim kesehatan, menjelang kepulangan tim kesehatan bahkan tidak tidur untuk menangani beliau, yang kemudian dirujuk ke KKHI (Kantor Kesehatan Haji Indonesia) lalu direkom untuk dirujuk agi ke RS Madinah,” lanjutnya.
Editor : Ags





