Kasus DBD di Tanjungpinang mengalami fluktuasi selama Januari hingga April 2024. Dari bulan Januari sebanyak 12 kasus DBD, lalu di Februari turun menjadi 9 kasus, kemudian Maret 8 kasus, dan April naik kembali menjadi 11 kasus.
Sebaran kasus DBD paling dominan di Kelurahan Kampung Baru sebanyak 10 kasus, lalu Pinang Kencana, Kilometer 9, Air Raja, Kota Piring, dan Tanjung Ayun Sakti.
“Sedangkan untuk Pulau Penyengat, sejauh ini tidak ada kasus kasus atau sama dengan tahun lalu,” demikian Rustam. (Ism)
Editor: Brp





