Bupati Karimun Sebut Ketersediaan Oksigen Tabung untuk Pasien di Karimun Sangat Cukup

Bupati Karimun Aunur Rafiq saat meninjau ketersediaan oksigen tabung di agen Pertamina, PT Central Jaya Karimun.
Bupati Karimun Aunur Rafiq saat meninjau ketersediaan oksigen tabung di agen Pertamina, PT Central Jaya Karimun.

Medianesia, Karimun – Bupati Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) Aunur Rafiq memastikan ketersediaan oksigen tabung di Karimun aman.

Itu setelah orang nomor satu di Bumi Berazam (julukan Kabupaten Karimun,red) melakukan peninjauan ke agen pemasok oksigen tabung, PT Central Jaya di Sei Bati, Kelurahan Pamak, Kecamatan Tebing, Karimun.

Bupati Karimun Sebut Ketersediaan Oksigen Tabung untuk Pasien di Karimun Sangat Cukup

“Setelah kita tinjau langsung, alhamdulillah ketersedian oksigen tabung cukup banyak untuk melayani pasien di rumah sakit khususnya pasien Covid-19 dan juga penyakit lainnya,” ujar Aunur Rafiq.

Sebelumnya sempat muncul kekhwatiran ketersediaan oksigen tabung di Kabupaten Karimun.

Menyusul kasus Covid-19 di Kabupaten Karimun kembali mengalami kenaikan yang tinggi.

Akibatnya, terjadi penambahan tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di fasilitas penanganan Covid-19 Kabupaten Karimun.

Apalagi di sejumlah daerah di Indonesia sempat dilaporkan mengalami kekosongan oksigen tabung.

Kelangkaan yang terjadi itu, bahkan menyebabkan harga tabung oksigen mengalami kenaikan yang signifikan.

Sehingga hal tersebut tidak dipungkiri menimbulkan kekhawatiran masyarakat termasuk di Kabupaten Karimun.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk mengecek ketersediaan tabung oksigen di kabupaten Karimun.

Bupati Karimun mengatakan cukup banyaknya ketersediaan tabung oksigen dikarenakan PT Central Gas mampu memproduksi sebanyak 300 tabung per hari atau setara dengan 7,5 ton oksigen.

“Sehingga, ketersediaan tabung oksigen di Karimun tergolong sangat aman,” kata Rafiq.

Selain ketersediaan oksigen tabung, Rafiq juga menyebut pihaknya juga memberikan perhatian di Kabupaten Karimun saat ini adalah BOR di fasilitas penanganan Covid-19 Kabupaten Karimun.

Menanggapi hal itu, Rafiq mengatakan bahwa pihaknya telah mengambil langkah cepat dengan menambah fasilitas tempat tidur.

Salah satunya menyulap ruang serbaguna RSUD Karimun menjadi ruang perawatan pasien Covid-19.

“Tempat tidur terus kita tambah, dari 107 yang kita punya saat ini akan kita tingkatkan menjadi 140 karena ruang serbaguna RSUD Muhammad Sani Karimun juga akan kita siapkan menjadi tempat penangan Covid-19,” ujarnya.

Kemudian Hotel Gembira dan bekas gedung Puskesmas Kundur juga akan disulap menjadi ruang untuk perawatan pasien Covid-19 dengan gejala sedang dan ringan.

“Sedangkan gejala berat tetap berada di RSUD M Sani,” sambung Rafiq.

Usai meninjau ketersediaan oksigen tabung di PT Central Jaya, Rafiq beserta rombongan juga melakukan peninjauan di MAN Karimun dan SMK Negeri 1 Karimun.

Dari hasil peninjauan itu, SMK Negeri 1 Karimun tergolong layak untuk menjadi lokasi isolasi terpusat bagi pasien terkonfirmasi Covid 19 dengan gejala ringan dan sedang. (cr7)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *