Alhamdulillah, Warga di Kepri Dapat Bantuan Sosial dari Pemerintah. Ini Besarannya

Medianesia.id, Batam – Senin (9/8/2021) pagi, Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad meluncurkan program Bantuan Sosial untuk keluarga tidak mampu terkonfirmasi Covid-19 dan meninggal dunia di Provinsi Kepri.

Selain di Tanjungpinang, kegiatan yang sama juga digelar di Lantai 2 Mal Botania 2, Batam Center.

Tercatat, 365 warga Batam bakal menerima bansos ini. Yang terdiri dari 309 warga yang meninggal dunia dan 56 warga yang terkonfirmasi Covid-19.

Nantinya, prosesi penyerahan bansos ini akan diterima secara simbolis oleh 10 orang yang merupakan perwakilan keluarga.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Kepri menyampaikan bahwa program ini merupakan upaya Pemerintah Daerah untuk menangani pandemi Covid-19 di Kepri.

“Mengingat. pandemi Covid-19 ini bukan hanya bencana kesehatan tapi juga bencana ekonomi. Oleh karenanya, kami mengeluarkan kebijakan, salah satunya program bansos untuk membantu perekonomian masyarakat,” katanya.

Gubernur Ansar menegaskan, setelah program ini dilaunching maka Pemprov Kepri akan langsung mentransfer dana bantuan itu kepada penerima bantuan.

Adapun besaran bantuan yang akan diterima yakni Rp 1 juta untuk yang terkonfimasi Covid-19 dan Rp 3 juta untuk yang meninggal dunia karena Covid-19.

Untuk yang terkonfirmasi, jelasnya, data yang digunakan merupakan data, yang sudah diverifikasi dan divalidasi oleh Tim DTKS Dinas Sosial. Sedangkan khusus untuk yang meninggal dunia, tidak melihat latar belakang ekonominya.

Data ini, sambung Ansar, juga hasil evaluasi dan perpaduan dengan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, yang merupakan bagian dari Satgas Covid.

Sementara untuk penerimanya yang terkonfirmasi Covid dari tanggal 26 Juni sampai 2 Juli 2021. Sedangkan, yang meninggal dunia yang dinyatakan dari 8 Juli sampai 2 Agustus 2021.

“Program ini akan terus berlanjut hingga akhir tahun anggaran 2021 ini. Jadi terhitung mulai hari ini sampai ke depan yang terkonfirmasi Covid-19 akan dibantu,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kepri Widiastadi Nugroho mengatakan bahwa, pemberian bansos bagi mereka yang terdampak pandemi Covid-19 tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah di masa sulit seperti sekarang ini.

“Saya setuju (Bansos) karena memang ini bukti pemerintah hadir. Saat ini berarti kan penutupan total, masyarakat sedang dalam kesulitan,” ucap Politisi PDI Perjuangan ini.

Ia pun berharap, pemberian Bansos bagi masyarakat yang terdampak ini dapat tepat sasaran. Sehingga tidak memicu polemik lain yang justru membuat situasi makin pelik.

Untuk itu, pendataan jumlah penerima bansos secara valid pun menjadi harusan.

“Artinya didata dengan secermat mungkin, agar ini tepat sasaran,” tegasnya.

Berikut jumlah penerima program bantuan sosial (bansos) untuk keluarga tidak mampu terkonfirmasi Covid-19 dan meninggal dunia karena Covid-19 di Provinsi Kepri untuk Tahap I.

Terkonfirmasi Covid-19 dan mendapatkan bantuan Rp 1 juta per orang.

  1. Tanjungpinang sebanyak 24 Orang
  2. Kota Batam sebanyak 56 Orang
  3. Karimun sebanyak 4 Orang
  4. Bintan sebanyak 60 Orang
  5. Anambas sebanyak 3 Orang
  6. Natuna sebanyak 6 Orang
  7. Lingga sebanyak 1 orang
    Total : 154 orang

Meninggal Dunia karena Covid-19 :

  1. Tanjungpinang sebanyak 175 Orang
  2. Kota Batam sebanyak 309 Orang
  3. Karimun sebanyak 25 Orang
  4. Bintan sebanyak 78 Orang
  5. Anambas sebanyak 9 Orang
  6. Natuna sebanyak 18 Orang
  7. Lingga sebanyak 30 orang
    Total : 644 orang (sumber : Dinsos Provinsi Kepri). (Iman Suryanto)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *