Medianesia.id, Batam– Progres revitalisasi Masjid Agung Batam akan kembali terhambat. Adapun penyebanya adalah, karena rusaknya satu unit alat berat setelah standing karena mengakat beban terlalu berat.
Peristiwa ini terjadi pada Rabu (21/2/204) siang. Dari informasi di lapangan, alat berat jenis kato ini terangkat karena tidak mampu mengangkat materi yang terlalu berat.
Akibat kejadian ini, beberapa pekerja yang ada di lokasi keluar dari proyek, dan mengawasi truk yang masih menyala. Beruntungnya tidak ada korban jiwa, termasuk sopir alat berat.
Hingga kini kendaraan alat berat ini masih dalam keadaan menyala. Di sekitar lokasi juga terlihat minyak atau bahan bakar tumpah ke jalan.
Menurut seorang saksi mata yang dekat di lokasi, Firman menceritakan truk diketahui tengah mengangkat besi keperluan untuk konstruksi.
“Terbaliknya alat berat ini, tadi telihat saat hendak mengangkat besi. Mungkin terlalu berat, sehingga melibihi kapasitas angkatnya,” ujar Firman.
Sementara itu, Didit Ari Setyawan bagian pelaksan proyek revitaliasi Masjid Agung Batam tersebut mengatakan, bahwa lata berat tersebut tidak mengangkat beban lebih dari tonasenya.





