Akau Potong Lembu, Wisata Kuliner Malam di Tanjungpinang

Akau Potong Lembu, Wisata Kuliner Malam di Tanjungpinang
Akau Potong Lembu, menjadi tempat wisata kuliner malam di Tanjungpinang. Foto: M. Ismail

Namun sejak masih duduk di bangku sekolah, Apo telah ikut membantu orang tuanya yang kini berusia 86 tahun, berdagang sate di Akau Lama.

Jadi, Apo mengetahui persis bagaimana sejarah berdirinya Akau. Orang tuanya berjualan sate di Jalan Merdeka. Tepatnya di samping Akau berjualan kopi.

Apo bercerita, pada tahun 1969, orang tuanya juga ikut pindah berjualan ke Akau Lama di Jalan Pos Tanjungpinang.

“Namanya Ajang, kami memanggilnya Akau. Dia jualan kopi setiap sore di Jalan Merdeka. Orang tua saya dan Akau berjualan berdampingan,” ungkap Apo.

Mencari Rezeki di Akau Potong Lembu

50 meter sebelum masuk ke kawasan Akau Potong Lembu, pengunjung akan mencium berbagai wangi masakan yang tentunya menggugah selera.

Salah satu wangi sedap itu berasal dari salah seorang pedagang nasi goreng, kwetiau dan sate yaitu Abdul Gafar yang tengah mengolah masakannya.

Abdul Gafar yang kini berusia 47 tahun itu, terkenal dengan nama panggilan Apo oleh pelanggannya.

Apo mengaku ia adalah generasi kedua yang berjualan di Akau. Awalnya orang tuanya yaitu Harmaini yang berjualan sate di Akau.

Namun sejak masih duduk di bangku sekolah, Apo telah ikut membantu orang tuanya yang kini berusia 86 tahun, berdagang sate di Akau Lama.

Jadi, Apo mengetahui persis bagaimana sejarah berdirinya Akau. Orang tuanya berjualan sate di Jalan Merdeka. Tepatnya di samping Akau berjualan kopi.

Apo bercerita, pada tahun 1969, orang tuanya juga ikut pindah berjualan ke Akau Lama di Jalan Pos Tanjungpinang.

“Namanya Ajang, kami memanggilnya Akau. Dia jualan kopi setiap sore di Jalan Merdeka. Orang tua saya dan Akau berjualan berdampingan,” ungkap Apo.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *