WNI di Texas Tewas diberondong 100 Peluru Salah Sasaran

Ilustrasi Tembakan

Medianesia.id, Jakarta – Novita Kurnia Putri (25), WNI asal Semarang yang tinggal di San Antonia, Texas, San Fransisco menjadi korban salah tembak dua remaja. 

Dilansir keterangan dari KJRI Houston, Konjen RI Houston Andre Omer Siregar mengatakan berdasarkan informasi dari Sherrif Bexar County, Javier Salazar di media lokal peristiwa ini terjadi karena pelaku menembakkan peluru ke arah rumah korban. Saat itu Novita yang sedang bekerja di kamar, langsung tewas karena terkena tembakan di kepala tersebut.

Setelah menemukan mobil curian yang dikendarai pelaku, polisi pun langsung mengejar pelaku di sepanjang Jalan Raya 90. Kejar-kejaran kemudian terjadi di dekat Acme Road. Dua remaja itu pun kemudian berhasil ditangkap. 

Selain dua remaja itu, polisi juga menangkap tiga remaja yang diduga terlibat dalam penembakan brutal itu.

Peristiwa mengerikan yang terjadi pada Selasa (4/10) lalu sekitar pukul 00.30 waktu setempat. Awal mulanya, dua orang remaja (14 dan 15 tahun) mengendarai mobil curian di dekat sebuah rumah di Bald Mountain Drive.

Seseorang di dalam mobil curian itu tiba-tiba melepaskan tembakan ke arah sebuah rumah. Mobil kemudian memutarbalik dan kembali memberondong rumah tersebut dan rumah lain yang sedang disewakan sebagai Airbnb. Ada lebih dari 100 peluru yang ditembakkan ke rumah-rumah yang salah satunya dihuni oleh Novita. 

Setelah mendapat laporan mengenai peristiwa itu, KJRI langsung menuju TKP. satu pihak KJRI bertemu dengan suami korban, Robert A. Brazil untuk menyampaikan belasungkawa dan bertemu dengan pihak kepolisian untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai peristiwa tersebut.

Pihak keluarga korban meminta KJRI Houston untuk membantu repatriasi jenazah Untuk dipulangkan ke Infonesia.

“Konjen RI Houston telah bertemu dengan Sekda Negara Bagian Texas, John B. Scott, untuk meminta bantuan agar dapat mempercepat proses administrasi pemulangan jenazah, antara lain dengan menerbitkan Certificate of Death oleh instansi terkait,” terang Konjen RI Houston, Andre Omer Siregar, dalam keterangan tertulisnya, Senin (10/10/2022).

Andre mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Kemlu terkait proses pemulangan jenazah Novita. KJRI Houston akan terus memantau proses pemulangan tersebut.

“KJRI Houston juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri Indonesia untuk memfasilitasi keinginan pihak keluarga almarhumah,” ujarnya.

(dtk)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *