William Saliba Jadi Incaran Madrid, Petit Ingatkan Arsenal soal Masa Lalu Kelam

William Saliba Jadi Incaran Madrid, Petit Ingatkan Arsenal soal Masa Lalu Kelam
Menjelang bursa transfer musim panas, spekulasi mengenai masa depan bek tengah Arsenal, William Saliba, mulai mencuat ke permukaan. Foto: X/Arsenal.

Medianesia.id, Batam – Menjelang bursa transfer musim panas, spekulasi mengenai masa depan bek tengah Arsenal, William Saliba, mulai mencuat ke permukaan.

Real Madrid dikabarkan tertarik memboyong pemain internasional Prancis itu, memicu kekhawatiran di kalangan penggemar The Gunners.

Namun, Arsenal tampaknya tidak akan tinggal diam. Klub asal London Utara tersebut disebut tengah mempersiapkan perpanjangan kontrak bagi Saliba, yang kini memasuki dua tahun terakhir dalam kesepakatan lamanya.

Langkah ini dipandang krusial dalam menjaga stabilitas tim jelang musim baru.

Legenda Arsenal asal Prancis, Emmanuel Petit, turut angkat bicara soal isu ini.

Dalam wawancaranya bersama Casinozonderlimiet, Petit menegaskan pentingnya mempertahankan Saliba demi ambisi jangka panjang klub.

“Jika Arsenal kehilangan William Saliba, itu akan seperti mengulang masa-masa kelam setelah pindah ke Emirates, ketika klub terpaksa menjual pemain karena kebutuhan finansial. Sekarang mereka tidak perlu lagi melakukan itu,” ujar Petit.

“Kalau Anda ingin bersaing di level tertinggi Eropa, Anda harus membangun skuat dengan mempertahankan pemain-pemain terbaik,” tambahnya.

Petit juga mengulas performa Arsenal musim ini dan menyoroti langkah yang perlu diambil manajemen untuk naik level.

Menurutnya, Arsenal harus kembali menjadi tim yang ditakuti seperti dua dekade lalu.

“Arsenal sudah tampil baik, finis di posisi dua Liga Inggris dan mencapai semifinal Liga Champions. Tapi sekarang saatnya melangkah lebih jauh. Bursa transfer musim panas ini sangat krusial,” ujarnya tegas.

“Kita harus berkembang dari musim ke musim dan menargetkan Liga Champions untuk menunjukkan bahwa semua orang salah,” ujarnya lagi.

Musim ini, Arsenal dihantui badai cedera yang menimpa sejumlah pemain kunci seperti Bukayo Saka, Kai Havertz, dan Gabriel.

Meskipun tetap kompetitif, kekurangan opsi tajam di lini depan menjadi salah satu faktor tersingkirnya The Gunners dari semifinal Liga Champions melawan PSG.

Kekalahan tipis dari klub Prancis itu menunjukkan kebutuhan Arsenal akan kedalaman skuat yang mumpuni—terutama di lini depan.

Performa penuh semangat di dua leg semifinal belum cukup untuk menutupi kekurangan di lini serang.

Terkait hal ini, Petit menyampaikan kritik tajam, “Setelah kalah dari PSG, banyak yang kembali mempertanyakan Arsenal. Di Inggris pun, kami dipandang sebagai tim bagus, tapi bukan elite Eropa. Saya bosan dengan stigma itu. Sudah waktunya Arsenal mengubah narasi dan bersaing hingga akhir,” katanya.

Dengan dibukanya jendela transfer bulan depan, Petit memberikan pesan langsung kepada Direktur Olahraga baru Arsenal, Andrea Berta.

Ia mendesak klub untuk cerdas dalam belanja pemain dan fokus memperkuat skuat yang sudah ada.

“Arsenal punya dana dan sekarang saatnya membangun tim. Rekrut striker dan winger, tapi jangan lepas bek utama,” tegasnya.

“Lini pertahanan adalah kekuatan Arsenal dalam beberapa musim terakhir. Jika Anda membeli striker tapi menjual pemain belakang terbaik, apa gunanya? Konsistensi itu kunci,” katanya.

Ketertarikan Real Madrid terhadap William Saliba menjadi ujian pertama bagi manajemen Arsenal di bursa transfer kali ini.(*)

Editor: Brp

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *