“Kedua, adalah berupa pengetahuan untuk practical game, instruktur teknik dan lain sebagainya, yang ini dipimpin langsung oleh Toshiyuki Nagi dan Yoshimi Ogawa dari Jepang,” jelasnya.
Ketiga persiapan VAR yang berjalan komprehensif selama satu tahun terakhir. Kemudian mengintegrasikan tiga aspek dalam satu kursus teknikal yang dipimpin instruktur dari FIFA.
“Kami sudah siap. Seluruh wasit dan elemen sudah siap, tidak ada kata tidak siap. Ini saatnya untuk berlaga, dan menunjukkan hasil latihan selama ini,” tegas Tisha. (*/Mhd)
Editor: Brp





