Di momen HJB ke-194 ini, Rudi mengajak semua pihak berkontribusi dalam pembangunan Batam.
“Setelah kita bangun, mari kita rasakan bersama. Dan ke depan, masih banyak yang harus dikerjakan. Semua kita saya anggap penting dan mari bersatu padu kompak selalu membangun Batam demi anak cucu kita,” katanya.
Penghargaan kepada para tokoh masyarakat ini merupakan bentuk apresiasi dari Pemerintah Kota Batam atas kontribusi mereka bagi kemajuan Kota Batam.
Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para tokoh masyarakat lainnya untuk terus berkontribusi bagi pembangunan Kota Batam.
Berikut 10 tokoh masyarakat tersebut adalah:
- Wan Darussalam (tokoh perencanaan)
- Effendy Asmawi (tokoh agama)
- Mustaqim (tokoh pendidikan)
- Mustaqim, tokoh pendidikan
- Sri Langgeng Ratnasari (tokoh pendidikan)
- Jupriyatmoko (tokoh budaya)
- Pajri Andika (tokoh ekraf)
- Jami Kasto (tokoh perempuan)
- Muhammad Riza Fahlevi (tokoh pers)
- Hasim bin Labahasa (tokoh sosial)
- Rayi Kamra (tokoh pengusaha).(*/Brp)
Editor: Brp





