Medianesia.id, Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus menunjukkan komitmennya dalam membangkitkan sektor pariwisata sebagai penggerak utama ekonomi daerah dengan meluncuran Calendar of Event Kepri November 2025.
Sepanjang bulan November 2025, Pemprov Kepri menyiapkan 13 agenda wisata unggulan yang tersebar di berbagai kabupaten/kota, untuk menarik kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.
Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, mengatakan seluruh agenda tersebut telah melalui proses kurasi bersama pemerintah daerah kabupaten/kota serta pelaku industri pariwisata lokal.
“Kita optimistis berbagai agenda wisata ini mampu mendongkrak kunjungan wisatawan menjelang akhir tahun 2025,” ujar Nyanyang saat meluncurkan Calendar of Event Kepri November 2025 di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin, 27 Oktober 2025.
Menurutnya, Pemprov Kepri menargetkan kunjungan dua juta wisatawan mancanegara (wisman) dan 3,5 juta wisatawan nusantara (wisnus) sepanjang tahun 2025.
Hingga Agustus, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kunjungan wisatawan sudah mencapai 1,2 juta wisman dan 2,8 juta wisnus.
Baca juga: Wagub Nyanyang Dorong Pemerataan Ekonomi Kepri Lewat Pembukaan Pusat Investasi Baru
“Biasanya pada akhir tahun kunjungan meningkat karena musim liburan Natal dan Tahun Baru. Kita optimistis target bisa tercapai,” tambahnya.
Nyanyang menegaskan, posisi geografis Kepri yang diapit dua negara, Malaysia dan Singapura, merupakan peluang besar yang harus dimanfaatkan untuk menarik lebih banyak wisatawan ke Bumi Melayu tersebut.

Batam dan Bintan menjadi pintu masuk utama wisman, namun Pemprov juga mendorong agar Tanjungpinang, Karimun, Lingga, Natuna, dan Anambas ikut menikmati pertumbuhan pariwisata.
“Pariwisata punya dampak luas bagi perekonomian daerah. Mulai dari hotel, transportasi, kuliner, hingga pelaku UMKM semuanya ikut bergerak,” jelasnya.
Untuk itu, Pemprov Kepri berkomitmen terus meningkatkan fasilitas dan infrastruktur pendukung, termasuk akses transportasi, konektivitas antarpulau, serta promosi digital destinasi wisata.
“Kami ingin Kepri bukan hanya menjadi pintu gerbang wisata, tapi juga menjadi destinasi unggulan di Asia Tenggara,” tutup Wagub Nyanyang.
Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Hasan, menuturkan dari 13 agenda wisata yang disiapkan, 12 di antaranya digelar oleh pelaku pariwisata lokal dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah.
Baca juga: Gubernur Ansar dan Menteri Wihaji Dorong Hadirnya Lebih Banyak TPA di Kepri
Sementara satu event utama yang sepenuhnya diselenggarakan oleh Dispar Kepri adalah “Kepri Art & Culture International” pada 20–25 November 2025.
“Kolaborasi menjadi kunci kebangkitan pariwisata. Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas wisata sangat penting agar Kepri semakin dikenal secara nasional dan internasional,” ujar Hasan.
Daftar 13 Event Wisata Kepri November 2025
1. Sail to Indonesia – Tanjungpinang (29 Okt–2 Nov)
2. Jelajah Negeri – Tanjungpinang (6–7 Nov)
3. Bajafash 2025 – Batam (7–8 Nov)
4. Mandiri Bintan Marathon – Bintan (7–9 Nov)
5. Parade Budaya Nusantara – Batam (14–16 Nov)
6. Dekra Fest – Tanjungpinang (15 Nov)
7. Spirit of Tatung – Tanjungpinang (16 Nov)
8. Malay Food Festival – Tanjungpinang & Bintan (20–25 Nov)
9. Kepri Art & Culture International – Tanjungpinang (20–25 Nov)
10. Launching Calendar Event 2026 – Tanjungpinang (23 Nov)
11. Kepri Kolosal Nusantara – Batam (23 Nov)
12. Artoria of Bintan – Bintan (26–29 Nov)
13. Gurindam 12 Purnama – Tanjungpinang (28–29 Nov).
Dengan Calendar of Event Kepri November 2025 tersebut, Pemprov Kepri berharap sektor pariwisata kembali menggeliat dan menjadi penopang utama ekonomi daerah. Kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat diharapkan mampu menjadikan Kepri sebagai destinasi wisata unggulan yang berdaya saing tinggi di kawasan perbatasan Indonesia. (ADV)
Editor: Brp





