Wagub Kepri Turun Langsung ke Dapur MBG, Pastikan Proses Masak Aman dan Higienis

dapur MBG
Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, turun langsung melihat dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Batu IX Tanjungpinang Timur, Selasa, 14 Oktober 2025. Foto: Diskominfo Kepri

Medianesia.id, Tanjungpinang – Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, turun langsung meninjau salah satu dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Batu IX Tanjungpinang Timur, Selasa, 14 Oktober 2025.

Tinjauan ini merupakan bagian dari komitmennya dalam menghadirkan generasi yang sehat dan cerdas melalui program Makan Bergizi Gratis. Program unggulan Presiden Prabowo Subianto ini kini terus diawasi langsung pelaksanaannya oleh jajaran pemerintah daerah, agar benar-benar memenuhi standar gizi dan kebersihan.

Didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kepri Rika Azmi dan Kepala Dinas Kesehatan Muh Bisri, Nyanyang ingin memastikan seluruh proses penyediaan makanan bergizi berjalan higienis, aman, dan sesuai standar gizi nasional.

“Kita ingin melihat langsung dari bahan-bahannya, proses penyimpanan, dapur, tempat pencucian, hingga bagaimana bahan-bahan MBG ini diolah,” ujar Nyanyang.

Dalam kunjungan tersebut, Nyanyang meninjau setiap ruang di dapur SPPG tersebut, mulai dari ruang memasak dengan lima tungku, ruang penyimpanan bahan kering dan bahan basah, hingga area pencucian yang tampak bersih dan tertata.

Semua tahapan, dari penerimaan bahan baku hingga pengolahan makanan, diperiksa satu per satu.

Baca juga: Kesehatan Tak Boleh Tertunda, Gubernur Ansar Pastikan Pembangunan Gedung Poli RSUP RAT 2026 Mendatang

“Setelah kita lihat langsung, semuanya bersih dan higienis. Proses pengolahan dan bahan-bahan makanan juga terjamin keamanannya, sesuai dengan standar para ahli gizi,” jelasnya.

Wagub Nyanyang juga mengingatkan 41 pekerja dapur di SPPG tersebut agar terus menjaga standar tinggi kebersihan dalam setiap tahapan produksi.

“Jangan sampai ada satu lalat pun. Semua harus steril dan sesuai standar sanitasi yang sudah ditetapkan. Setelah mencuci peralatan pun harus benar-benar bersih, tidak boleh ada sisa makanan,” tegasnya.

dapur MBG
Wagub Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, meninjau SPPG Batu IX Tanjungpinang Timur. Foto: Ismail

Ia menyampaikan, apresiasi kepada seluruh tim yang telah bekerja keras mendukung suksesnya program MBG.

“Terima kasih kepada seluruh tenaga dapur, ahli gizi, dan tim produksi yang sudah bekerja dengan baik. Program ini hadir untuk anak-anak Kepri agar tumbuh sehat dan cerdas,” ujarnya.

SPPG Batu IX Tanjungpinang Timur sendiri berlokasi di Jalan Karya Panglima Dompak, dengan luas sekitar 150 meter persegi ini memiliki 41 tenaga kerja, termasuk ahli gizi dan tim produksi, dengan kapasitas produksi mencapai 2.800 porsi MBG setiap hari.

Sebelum mengunjungi dapur SPPG, Wagub Nyanyang juga menyempatkan diri meninjau langsung pelaksanaan MBG di SDIT Tunas Ilmu Tanjungpinang, guna melihat bagaimana distribusi dan penerimaan siswa terhadap program tersebut.

Baca juga: SPP Gratis untuk SMA/SMK/SLB se-Kepri Tetap Berlanjut Tahun 2026

MBG di Kepri Capai 52 Persen Penerima Manfaat

Dalam kesempatan tersebute, Wagub Nyanyang, menjelaskan pelaksanaan MBG di seluruh Kepri telah mencapai 52 persen penerima manfaat.

Saat ini, pemerintah terus memperluas jangkauan terutama ke wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal).

“Untuk wilayah 3T, kami sudah berkoordinasi dengan kepala daerah setempat. Saat ini ada sekitar 151 dapur SPPG baru yang akan dibangun, terbanyak di Kabupaten Lingga,” terang Nyanyang.

Pemerintah Provinsi Kepri juga memastikan setiap dapur MBG diawasi oleh auditor dan ahli gizi, serta rutin mendapatkan pelatihan kebersihan dan sanitasi agar standar mutu makanan tetap terjaga.

Bagi Pemprov Kepri, program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar pemberian makanan, melainkan investasi jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia Kepri yang unggul, sehat, dan berdaya saing.

“Kesehatan dan gizi anak-anak adalah fondasi masa depan daerah ini. Karena itu, kami akan terus kawal agar program MBG berjalan dengan baik dan sesuai standar,” tutup Wagub Nyanyang.(ADV)

Editor: Brp

Pos terkait