Wabup Bintan Minta Petani Kawal Penurunan Harga Pupuk 20 Persen

harga pupuk turun
Wakil Bupati Bintan, Deby Maryanti, meminta para petani turut aktif mengawasi turun nya harga pupuk bersubsidi yang beredar di lapangan. Foto: Diskominfo Bintan

Medianesia.id, Bintan – Wakil Bupati Bintan, Deby Maryanti, meminta para petani turut aktif mengawasi turun nya harga pupuk bersubsidi yang beredar di lapangan.

Ia menegaskan, kebijakan pemerintah pusat menurunkan harga pupuk sebesar 20 persen hanya akan berdampak nyata jika petani ikut menjadi garda terdepan dalam pengawasan.

“Ini pertama kali dalam sejarah pertanian Indonesia, harga pupuk turun secara signifikan. Harus kita kawal bersama agar manfaatnya benar-benar dirasakan para petani,” ujar Deby usai menghadiri reses Anggota DPR RI di Lapangan Voli Km. 20 Gesek, Kecamatan Toapaya, Kamis siang, 30 Oktober 2025.

Baca juga: Pemprov Kepri Perketat APBD 2026, TPP ASN Bakal Diefisiensi

Penurunan harga pupuk ini merupakan bagian dari kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang efektif berlaku sejak 22 Oktober 2025.

Langkah tersebut bertujuan untuk meringankan beban petani sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian secara nasional.

Kebijakan itu tertuang dalam Keputusan Menteri Pertanian Nomor 1117/KPTS./SR.310/M/10/2025 tentang Perubahan atas Keputusan Menteri Pertanian Nomor 800/KPTS./SR.310/M/09/2025 mengenai Jenis, Harga Eceran Tertinggi (HET), dan Alokasi Pupuk Bersubsidi Tahun Anggaran 2025. Berdasarkan SK tersebut, HET pupuk bersubsidi resmi turun hingga 20 persen.

Baca juga: Janji Bertemu di Mantang, Remaja 17 Tahun Malah Hamil 4 Bulan

Deby juga menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan reses di Kabupaten Bintan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah penting dalam menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran daerah.

“Apalagi saat ini keuangan daerah terdampak kebijakan efisiensi, sehingga dukungan dari Pemerintah Pusat sangat dibutuhkan untuk membangun sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, hingga infrastruktur,” tutupnya.

Kebijakan penurunan harga pupuk sebesar 20 persen ini diharapkan dapat benar-benar dirasakan oleh para petani di seluruh Indonesia, termasuk di Bintan, sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat tani. (Ism)

Editor: Brp

Pos terkait