Update Rencana Pembangunan Jembatan Babin, Masih Tahap Soil Investigation

Jembatan diatsa laut
Ilustrasi Jembatan diatas air. Foto Kementerian PUPR

“Estimasi pengerjaan survey penyelidikan kedalaman tanah ini dua bulan pengerjaan di lapangan dan empat bulan untuk analisa, sehingga totalnya diperkirakan enam bulan,” kata Rizal Shah.

Sementara itu, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad semakin optimis pembangunan Jembatan Batam Bintan (Babin) yang menjadi mimpi besar masyarakat Provinsi Kepri terwujud. 

Penegasan itu disampaikan seiring dimulainya survey penyelidikan kedalaman tanah atau soil investigation Jembatan Babin di Perairan Tanjung Sauh, Batam, Senin (27/5). 

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad bersama Kepala BPJN Provinsi Kepri menekan sirene tanda dimulainya proyek soil investigation pembangunan Jembatan Babin, Senin (27/5/2024). Foto : Diskominfo Kepri

“Dimulainya survey penyelidikan kedalaman tanah ini sebagai awal yang menggembirakan untuk mewujudkan mimpi masyarakat Kepri,” ujar Gubernur Ansar. 

Menurutnya, dimulainya survey penyelidikan kedalaman tanah ini adalah bukti keseriusan pemerintah pusat untuk mendukung pembangunan Jembatan Babin yang menjadi mimpi masyarakat Kepri sejak lama. 

Dirinya mengungkapkan Pemerintah Provinsi Kepri telah menyelesaikan kewajiban daerah dengan membebaskan lahan untuk landing point di sisi pulau Bintan. 

“Begitu pula lahan landing point Jembatan Babin di sisi pulau Batam telah diserahkan BP Batam. Semua landing point Jembatan Babin telah bersertifikat dan kami sudah menyerahkan administrasinya ke Kementerian PUPR,” tegasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *