Medianesia.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, sebanyak 44 jenazah korban bencana longsor sudah ditemukan sampai hari ini, Sabtu (11/3/2023)
“Berdasarkan laporan tim gabungan di lapangan, sampai hari ini sudah ada 44 korban yang ditemukan. Dimana 43 orang sudah berhasil diidentifikasi,” ujar Kepala BNPB RI Letjen TNI Suharyanto.
Dijelaskannya, sebanyak 10 orang korban bencana longsor Serasan Natuna masih di laporkan ini. Pencarian akan terus dilanjutkan.
“Kemudian korban luka berat ada 4 orang, 3 orang dirawat di Kalimantan. 1 orang lainnya di RSUD Natuna,” jelasnya.
Kepala BNPB RI Letjen TNI Suharyanto mengatakan, status tanggap darurat bencana di Serasan Natuna sudah ditetapkan sejak 6 Maret 2023 lalu.
“Status tanggap darurat bencana di Serasan Natuna ini akan berlangsung selama tujuh hari, yakni sampai 13 Maret 2023 nanti,” jelasnya lebih lanjut.
Kemudian, untuk korban-korban yang selamat saat ini, sebagian ditempat dibeberapa lokasi pengungsian. Seperti Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sebanyak 219 orang.
“Pengungsian Puskesmas 215 orang, Pengungsian Pelimpak & Mesjid Alfurqon, 500 orang, pengungsian SMA 1 Serasan 282 orang. Total Pengungsi 1.216 orang,” jelasnya lebih lanjut.
Pihaknya juga sudah meminta tim gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI-Polri untuk memprioritaskan pencarian warga terdampak longsor.
“Kita akan maksimal untuk pencarian warga yang masih dilaporkan hilang. Semua sumber daya dikerahkan, dan berharap kondisi cuaca terus membaik,” tutupnya.*
Sumber : BNPB





