Berikut beberapa tradisi yang umum dilakukan:
Puja Bhakti
Mengunjungi vihara atau tempat ibadah untuk berdoa, bermeditasi, dan mendengarkan ceramah Dharma (ajaran Buddha).
Prosesi
Mengadakan pawai dengan patung Buddha, melambangkan perjalanan Buddha dalam kehidupan.
Pemberian Dana
Memberikan sumbangan kepada biksu, vihara, dan orang yang membutuhkan, termasuk makanan, pakaian, dan kebutuhan lainnya.
Meditasi dan Kontemplasi
Menghabiskan waktu dalam meditasi dan refleksi atas ajaran Buddha, memperdalam pemahaman dan praktik spiritual.
Ritual Mandala
Di beberapa tradisi, mandala pasir dibuat dan dihancurkan sebagai simbol ketidakkekalan duniawi.
Lampion dan Lilin
Menyalakan lampion atau lilin melambangkan penerangan spiritual dan pencerahan.
Waisak bukan hanya perayaan bagi umat Buddha, tetapi juga menjadi momen untuk mempromosikan perdamaian, kasih sayang, dan kerja sama antarumat beragama.
Ajaran Buddha tentang welas asih, cinta kasih, dan kebijaksanaan universal dapat menjadi panduan bagi semua orang untuk membangun dunia yang lebih damai dan harmonis.
Perayaan Waisak di Indonesia
Di Indonesia, Waisak dirayakan dengan meriah di berbagai daerah. Salah satu perayaan Waisak terbesar berlangsung di Candi Borobudur, Jawa Tengah, di mana ribuan umat Buddha dari berbagai penjuru nusantara berkumpul untuk melakukan puja bakti dan prosesi keagamaan.
Waisak 2024 menjadi momen penting bagi umat Buddha di Indonesia untuk memperbaharui komitmen mereka terhadap ajaran Buddha dan menyebarkan pesan perdamaian dan kasih sayang kepada seluruh dunia.(*/Brp)
Editor: Brp





