medianesia.id, Tanjungpinang-Pemprov Kepri masih membutuhkan anggaran yang besar untuk menyelesaikan persoalan kebocoran pipa air di Tanjungpinang.
“Untuk menyelesaikan persoalan kebocoran pipa air di Tanjungpinang masih membutuhkan biaya yang cukup besar,” ujar Pejabat Dinas PUPP Provinsi Kepri, Dona Astriana, Senin (4/12/2023)
Menurutnya, pada tahun 2023 ini Pemprov Kepri sudah mengalokasikan anggaran lebih kurang Rp12 miliar untuk pekerjaan pipa JDU dari Sei Pulai sampai ke Lampu Merah Kota Piring.
“Namun masih ada beberapa pekerjaan yang harus dilakukan dibeberapa ruas jalan lagi. Seperti dari Lampu Merah Kota Piring sampai ke Jalan Gatot Subroto,” jelasnya.
Lebih lanjut katanya, bagi menyelesaikan persoalan ini masih membutuhkan anggaran lebih kurang Rp79,6 miliar. Sementara kondisi anggaran daerah belum bisa mengcover.
“Menyiasati ini, Pak Gubernur sudah mengirim surat (proposal,red) untuk meminta dukungan dari Pemerintah Pusat,” ungkap Dona.
Masih kata Dona, apabila pekerjaan ini sudah selesai, pihaknya yakin bisa menekan persentasi kebocoran pipa milik PDAM Tirta Kepri Tanjungpinang.





